
TRANSINDONESIA.CO – Seorang pemuda yang sehari-hari berdagang buah, tewas dibunuh pria tak dikenal di Jalan Kerja Bakti, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (20/12/2014) pagi. Korban menderita luka tusukan di leher dan dada kiri hingga mengeluarkan banyak darah.
Tewasnya Sutrisno, 20 tahun, menghebohkan warga sekitar. Mereka tidak menduga pria yang sehari-hari dikenal pekerja keras dan rajin ini meregang nyawa secara tragis. Petugas Polsek Metro Makasar dan Polres Metro Jakarta Timur masih menyelidiki kasus pembunuhan tersebut, termasuk memburu pelakunya.
Kapolsek Metro Makasar, Kompol Sutarjo menjelaskan, Sutrisno tewas akibat luka berat di bagian leher dan dada bagian kiri. Diduga pelaku membacok korban menggunakan senjata tajam.
“Korban luka di bagian leher dan dada bagian kiri, sudah dikirim ke RS Polri,” beber Kapolsek.
Informasi yang dihimpun, sebelum terjadi pembunuhan tersebut, warga sempat melihat ada dua orang naik motor terlihat membeli buah. Mereka seperti menawar dagangan buah yang dijajakan korban. Entah mengapa tiba-tiba terjadi keributan.
Salah seorang pelaku langsung mengeluarkan badik dan menghujamkan ke tubuh korban. Mendapat serangan mendadak yang dilakukan secara tiba-tiba, Sutrisno tak bisa berbuat banyak. Ia langsung ambruk ke aspal berlumuran darah.
Usai melakukan aksi kejinya, pelaku kabur naik sepeda motor. Warga tak berani menolong karena khawatir pelaku membawa badik. Karena terlalu banyak mengeluarkan darah, korban pun tewas seketika.
Saat ini petugas Polsek Metro Makasar tengah memeriksa tiga orang saksi, S, P dan J untuk mengendus keberadaan pelaku. “Kita mintai keterangan tiga orang saksi,” tutup Kapolsek.(dam)







