
TRANSINDONESIA.CO – Badan Narkotika Nasional mencatat banyaknya pegawai negeri sipil di Sumatera Utara yang telah menjadi korban dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
“Dari sample terhadap beberapa kasus, cukup banyak PNS yang menjadi korban (narkoba),” kata Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut Kombes Pol Rudi Tranggono di Medan, Rabu (10/9/2014).
Meski tidak menyebutkan data secara rinci, tetapi BNN Sumut mengakui jika cukup banyak pegawai negeri sipil (PNS) dari berbagai instansi pemerintah yang terlibat dalam penyelahgunaan narkoba.
Menurut Rudi, tidak sedikit dari PNS tersebut yang mendatangi BNN Sumut dan meminta untuk diikutsertakan dalam program rehabilitasi atas kesadaran sendiri.
Pihaknya mengapresiasi keinginan untuk mengikuti rehabilitasi tersebut karena metode itu akan menyebabkan PNS tersebut tidak akan mengalami kriminalisasi.
“Jangan sampai telah ditangkap baru minta tolong (direhabilitasi). Itu kan salah,” katanya.
Secara institusi, kata dia, BNN Sumut rutin memberikan penyuluhan dan sosialisasi terhadap PNS-PNS tersebut agar menyadari bahaya dari obat-obat terlarang itu.
BNN Sumut juga rutin melakukan tes urine guna mengetahui kemungkinan adanya PNS yang terindikasi menggunakan narkoba sehingga dapat diketahui langkah-langkah yang perlu diambil.
Pemeriksaan tes urine dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut dimaksudkan untuk menghadirkan aparatur pemerintah yang bersih dan berwibawa.
Secara kewilayahan, BNN mengakui jika peredaran gelap penyalahgunaan narkoba di Sumut cukup mengkhawatirkan dengan banyaknya kasus yang terungkap.
Meski demikian, BNN melakukan evaluasi dengan tim dari Universitas Indonesia (UI) dan mengharapkan adanya penurunan kasus peredaran gelap penyalahgunaan narkoba di Sumut pada 2014.
Harapan itu muncul karena menyadari tingkat peredaran gelap penyalahgunaan narkoba di Sumut masih tinggi jika dilihat dari perkembangan terakhir.
“Jika dilihat dari trennya, masih stagnan. Beberapa parameter yang menjadi acuan, menunjukkan masih tinggi,” kata Rudi.(ant/sur)





