TRANSINDONESIA.CO – Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Ade Swara menggemparkan warga setempat.
Isu tersebut, telah menarik perhatian masyarakat berbondong-bondong mendatangi rumah dinas bupati di Jalan Siliwangi No 1 Karawang.
Meskipun pintu gerbang utama dibuka, namun pintu akses masuk ke rumah dinas itu tampak tertutup rapat.
“Tapi, malam ini rumah dinas bupati mendadak sepi. Jangankan pejabat pemkab, anggota Satpol PP saja tidak ada,” kata Ketua LSM Pendekar, Awandi Sirot, Kamis (17/7/2014) malam.
Menurutnya, isu ini masih simpang siur. Karena, ada kabar yang ditangkap KPK adalah Bupati Karawang. Namun, beredar kabar lainnya yang ditangkapnya istri Bupati Karawang.
“Masih belum jelas. Kami dari sore berada di sekitaran lokasi RDB, tak ada yg memberikan keterangan soal kebenaran isu itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Karawang, M Yassin, mengaku, belum mengetahui apakah yang ditangkap KPK itu bupati atau pejabat lainnya atau pihak lain. Pihaknya, tak bersedia memberikan keterangan lebih lanjut seputar kasus ini.
“Kami belum tahu kebenarannya,” ujarnya singkat.(rep/min)







