TRANSINDONESIA.CO – TvOne tetap memproses secara hukum aksi penyerangan yang dilakukan oleh simpatisan PDIP.
Aksi penyerangan yang berakhir penyegelan dan vandalisme, terjadi di kantor Biro TvOne Yogyakarta. Sementara di Jakarta, ormas Repdem yang merupakan simpatisan PDIP, juga ke kantor pusat TvOne di Pulogadung, tapi berakhir damai.
“Kita sudah laporkan ke polisi, di sini (Dewan Pers) tidak ada bicara itu. Kalau itu (penyerangan PDIP) polisi, kepolisian yang mengetahui, siapa yang melakukan,” kata Wakil Pimpinan Redaksi TvOne, Toto Suyanto, di gedung Dewan Pers, Jumat (4/7/2014).
Dia membantah, kalau pemberitaan yang ada di TvOne merupakan instruksi dari pemilik media. Dia menegaskan, isi pemberitaan ada di tangan redaksi.
“Setiap tanggung jawab pemberitaan dari mana pun saya yang tanggung,” ujarnya.
Namun, dia menyayangkan sikap kader PDIP yang mengedepankan kekerasan. “Kekerasaan kita sesalkan, kita konteksnya berita,” kata dia.
Seperti diketahui, hari ini Dewan Pers melakukan mediasi antara PDIP dengan TvOne. Dari mediasi itu, TvOne memberikan hak jawab untuk PDIP atas pemberitaan yang dinilai menyudutkan partai berlambang banteng itu.
Sementara itu, untuk kasus penyerangan oleh kader PDIP, tetap diproses secara hukum.(ini/sof)








