Ilustrasi mayat dalam karung.(dok)
TRANSINDONESIA.CO – Mayat wanita dalam karung yang ditemukan mengambang di Kali Jengot, Kronjo, Tangerang, Senin (26/5/2014), diketahui bernama Wati. Sebelum dihabisi, Wati diajak menikah siri oleh kekasihnya, Dauri alias Karjo, yang merupakan pelaku pembunuhan.
“Saya ajak Wati ke Kronjo dengan alasan akan menikahinya secara siri,” jelas Dauri di hadapan petugas Polresta Tangerang Kabupaten, Senin (2/6/2014).
Dauri mengatakan, ia bersama temannya, Dedy alias Nuryadi, menggunakan perahu bersama Wati guna menyebrangi kali. Sesampainya di tengah perjalanan, kepala korban dipukul dengan balok hingga tewas.
“Setelah itu mayat Wati kami masukan ke dalam karung. Di dalam karung kami masukkan batu besar biar tenggelam,” tambahnya.
Ia mengaku membunuh kekasih gelapnya lantaran takut hubungan terlarangnya dapat merusak rumah tangganya. Sebagaimana pengakuannya, Dauri memiliki istri dan anak. “Saya takut rumah tangga saya berantakan, akhirnya saya bunuh Wati,” kata Dauri.
Kedua pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (29/5/2014) malam. Dauri diciduk di Grogol, Jakarta Barat, sementara Dedi ditangkap di Pemalang, Jawa Tengah.
Penuturan Kapolresta Tangerang, Kombes Irfing Jaya, sampai saat ini kedua pelau masih diperiksa secara intensif.(mtv/her)
Diajak Nikah Siri, Wati Malah Habisi Kekasihnya
TRANSINDONESIA.CO – Mayat wanita dalam karung yang ditemukan mengambang di Kali Jengot, Kronjo, Tangerang, Senin (26/5/2014), diketahui bernama Wati. Sebelum dihabisi, Wati diajak menikah siri oleh kekasihnya, Dauri alias Karjo, yang merupakan pelaku pembunuhan.
“Saya ajak Wati ke Kronjo dengan alasan akan menikahinya secara siri,” jelas Dauri di hadapan petugas Polresta Tangerang Kabupaten, Senin (2/6/2014).
Dauri mengatakan, ia bersama temannya, Dedy alias Nuryadi, menggunakan perahu bersama Wati guna menyebrangi kali. Sesampainya di tengah perjalanan, kepala korban dipukul dengan balok hingga tewas.
“Setelah itu mayat Wati kami masukan ke dalam karung. Di dalam karung kami masukkan batu besar biar tenggelam,” tambahnya.
Ia mengaku membunuh kekasih gelapnya lantaran takut hubungan terlarangnya dapat merusak rumah tangganya. Sebagaimana pengakuannya, Dauri memiliki istri dan anak. “Saya takut rumah tangga saya berantakan, akhirnya saya bunuh Wati,” kata Dauri.
Kedua pelaku berhasil ditangkap pada Kamis (29/5/2014) malam. Dauri diciduk di Grogol, Jakarta Barat, sementara Dedi ditangkap di Pemalang, Jawa Tengah.
Penuturan Kapolresta Tangerang, Kombes Irfing Jaya, sampai saat ini kedua pelau masih diperiksa secara intensif.(mtv/her)





