Permainan alat musik tradisional.(dok)
TRANSINDONESIA.CO – Kepala Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dra. Ivonne Lombok mengatakan, bahwa provinsi tersebut menjadi tuan rumah pelaksanaan pameran nasional alat musik tradisional.
Pameran tersebut akan berlangsung pada 16 s/d 21 September di Museum Negeri Manado akan menampilkan 300 alat musik tradidional dari seluruh Indonesia, kata Ivonne Lombok di Manado, Senin (26/5/2014).
Melalui pameran alat-alat musik tradisional nusantara itu para generasi muda, khususnya para siswa mulai sekolah dasar sampai sekolah lanjuta atas akan lebih mengenal seni budaya Indonesia.
Alat-alat musik tradisional itu dibuat dari berbagai ragam sumber daya yang ada dimasing-masing daerah, misalnya alat musik tifa, alat dari rangka kerang gede, alat musik terompet besar dan kecil, berbagai gendang terbuat dari kayu.
Lombok mengatakan pelaksanaan pameran ini diharapkan bisa lebih meningkatkan kecintaan masyarakat pada museum serta lebih meningkatkan kreativitas pengelola museum untuk mendongkrak daya tarik museum bagi masyarakat.
Di museum banyak koleksi mengandung nilai-nilai kesejarahan yang mampu menambah pengetahuan masyarakat, khususnya generasi muda sehingga mampu lebih mencintai bangsanya.
Selain itu, museum juga bisa menjadi salah satu tempat untuk rekreasi yang edukatif dan bisa memberikan informasi terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi waktu-waktu lalu.
Di samping itu, dengan pameran tersebut, selain mampu menambah daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke museum, juga menjadi sarana untuk para pengelola museum se-Indonesia saling bertukar informasi dalam memajukan museumnya masing-masing.
Lebih jauh Lombok mnjelaskan bahwa pameran nasional ini juga merupakan salah satu rangkaian acara Sulut Emas 2014, karena pada bulan September 2014 merupakan HUT ke-50 Provinsi Sulut (Tahun Emas).
Pameran itu juga menjadi bagian dari kalender even pariwisata Sulut, karena akan digelar acara pendukung seperti pawai budaya, parade bendi hias, lomba kesenian tradisional, teater sekolah dan seminar seni musik, kata Lombok.(ant/jei)






