Pelaku perampokan pasangan suami istri pemilik agen gas LPG PT Tri Rahma di Perumahan Griya Sangiang Mas, Jalan Bunga Raya, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, berhasil dibekuk buser Polres Metro Tangerang, Jumat (9/5/2014) malam sekira pukul 20:30 WIB. Karena melawan, tersangka ditembak di kaki kirinya.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sutarmo, menyatakan, pelaku bernama Suherman,35 tahun, disergap di Kampung Bayur Kali, Lebak Wangi Sepatan Timur, Kab. Tangerang. Petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas di kaki kirinya karena melawan saat ditangkap.
“Ia mengaku merampok karena terbelit utang rentenir,” ujar Sutarmo didampingi Kapolsek Jatiuwung Kompol Alamsyah Palupessy, Sabtu (10/5/2014).
Tersangka mengaku beraksi sendiri mengambil uang milik juragan gas dan sembako itu sebanyak Rp300 ribu dan sebuah HP.
Pelaku membacok Lily Susilo, 44 tahun, hingga tewas akibat luka bacok di leher. Sedangkan suaminya Tjoan Bie, 59 tahun, kondisinya kritis karena luka di leher dan perutnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada Rabu (30/4/2014) sekira pukul 19:30 WIB. Anak korban Lia Puspasari, 26 tahun, tiba-tiba berteriak minta tolong karena melihat orang tuanya telah terkapar bersimbah darah di dalam rumah.
Ketika Lia setelah jaga counter HP di samping rumah hendak masuk ke rumah melihat orangtuanya berdarah-darah. Ibunya, Lily Susilo, dalam keadaan tergeletak di lantai dengan luka bacok di dada dan pinggang. Sedangkan Ayahnya, Tjoan Bie, luka di dada, kepala dan perut.
Dengan bantuan warga, kedua korban dibawa ke RS Sari Asih Sangiang. Namun Lily tewas di rumah sakit.
Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Sutarmo menjelaskan dugaan kuat pelaku merampok toko korban. Karena kepergok pemiliknya akhirnya pelaku membacok suami istri tersebut.(herman)








