Kepala DKP Provinsi Sumatera Utara, Sabar Jaya Telaumbanua didampingi Kabid Tangkap Jenny Masniari dan Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan Yenni Melinda, S.Sos., M.Si, meninjau fasilitas UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan, Selasa (1/9/2026). Transindonesia.co / UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan.
TRANSINDONESIA.co, TANJUNGBALAI – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat membenahi infrastruktur sektor perikanan tangkap daerah. Langkah tegas ini diwujudkan melalui perumusan rencana strategis pengembangan UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan demi menggenjot kualitas pelayanan publik serta menunjaskan berbagai kebutuhan dasar masyarakat nelayan setempat.
“Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi dan aktivitas di lingkungan UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan, sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan kepada nelayan dan pengguna jasa serta mengidentifikasi berbagai kebutuhan dalam mendukung pengembangan pelabuhan,” ujar Kepala DKP Provinsi Sumatera Utara, Sabar Jaya Telaumbanua, S.Pi., M.Si., dalam peninjauan lapangan tersebut, Sabar Jaya didampingi Kepala Bidang Tangkap Jenny Masniari, S.Pi., M.M., serta Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan Yenni Melinda, S.Sos., M.Si, dan jajarannya, Selasa (1/9/2026).
Rombongan menyisir sejumlah titik vital guna mengurai hambatan operasional dan memetakan penataan sarana pelabuhan secara menyeluruh.
“Kami bersama jajaran melakukan peninjauan dan pembahasan terkait kondisi pelabuhan, sarana dan prasarana, serta berbagai aspek pelayanan yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat perikanan,” kata Sabar Jaya.
Dari hasil evaluasi di lapangan, DKP Sumut merumuskan sejumlah program prioritas yang akan dieksekusi secara bertahap. Fokus pembenahan meliputi perluasan lahan pelabuhan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), penetapan Wilayah Kerja dan Pengoperasian Pelabuhan Perikanan (WKOPP), hingga pemenuhan fasilitas dasar seperti penyediaan instalasi air bersih, jaringan listrik, sarana komunikasi, dan gedung pertemuan nelayan.
“Hasil kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat perencanaan dan pengembangan UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan, sehingga ke depan mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal, meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi nelayan, serta mendukung kelancaran aktivitas perikanan di wilayah Tanjung Balai Asahan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan seluruh rencana modernisasi kawasan pelabuhan ini akan dikawal ketat agar berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pelaku usaha perikanan di kawasan pesisir.
“Melalui koordinasi dan sinergi yang berkelanjutan antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara dengan UPTD Pelabuhan Perikanan Tanjung Balai Asahan, diharapkan seluruh hasil kunjungan dapat ditindaklanjuti secara bertahap demi terwujudnya pelabuhan perikanan yang lebih baik, tertata, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat perikanan,” pungkas Sabar Jaya. [don]





