Skip to content
10 Juli 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Juli
  • 10
  • Sembunyi di Balik Dinding Ini Detik-Detik Polisi Bongkar Brankas Berisi Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar

Sembunyi di Balik Dinding Ini Detik-Detik Polisi Bongkar Brankas Berisi Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar

transindonesia.co 10 Juli 2026 4 minutes read 0 comments
Emas Jampidsus

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya, menemukan tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar AS, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta, total nilai diperkirakan mencapai Rp476 miliar, saat menggeledah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026) Transindonesia.co / Ist

TRANSINDONESIA.co, JAKARTA – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya terus bergerak mengusut sejumlah kasus dugaan korupsi besar yang menjadi perhatian Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto. Langkah tegas ini diambil sebagai wujud komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti atensi pemerintah terkait penegakan hukum tindak pidana korupsi.

“Polri, dalam hal ini Kortastipidkor Polri, terus melaksanakan upaya penegakan hukum terhadap perkara yang menjadi atensi Bapak Presiden Republik Indonesia,” ucap Kakortastipidkor Polri Irjen Pol. Totok Suharyanto.

Dalam rangkaian penyidikan ini, tim gabungan menggeledah sedikitnya 12 lokasi strategis. Kasus yang tengah diusut meliputi dugaan korupsi pengadaan dan pemenuhan pasokan batu bara untuk PLTU periode 2018–2026 (Blackout Sumatera), perkara PT Asabri, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian Kepolisian untuk melakukan pengungkapan dan proses penyidikan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2026).

Temuan Fantastis di Sejumlah Lokasi

Penggeledahan yang dilakukan pada Rabu (8/7/2027), berhasil mengungkap temuan barang bukti dalam jumlah yang sangat fantastis. Di Kafe de’Clan Signature dan sebuah tempat penukaran uang (money changer) di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, petugas mengamankan uang tunai senilai puluhan miliar rupiah. Kafe tersebut diduga merupakan milik anak dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Dari brankas yang berada di kafe de’Clan, polisi menyita uang sebesar 3.130.000 dollar Singapura, 889.965 dollar AS, dan Rp259.159.000, dengan total nilai setara Rp60 miliar. Sementara di lokasi money changer, penyidik menyita 16 mata uang asing senilai Rp7,2 miliar.

Operasi berlanjut hingga Rabu malam di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor. Di lokasi ini, penyidik menemukan brankas rahasia terkunci yang disembunyikan di balik dinding. Setelah dibuka, di dalamnya terdapat tujuh koper yang berisi 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar AS, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta. Total nilai temuan di Sentul diperkirakan mencapai Rp476 miliar.

“Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan,” ujar Totok, Kamis (9/7/2026).

Selain emas dan uang, dokumen, telepon genggam, serta beberapa foto keluarga ikut diamankan untuk didalami lebih lanjut.

Dinamika Penegakan Hukum dan Penjagaan Ketat

Rangkaian penggeledahan ini memicu perhatian publik karena ikut menyeret nama Jampidsus Febrie Adriansyah. Meski namanya dikaitkan dengan penyidikan tindak pidana korupsi, gratifikasi, suap, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersebut, hingga saat ini belum ada penetapan resmi status hukum atau tersangka terhadap Febrie Adriansyah. Aparat kepolisian masih mengedepankan asas praduga tak bersalah dan fokus menelusuri asal-usul aset serta aliran dana.

Menyusul penggeledahan di Cipete, rumah kediaman Febrie Adriansyah di Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mendadak dijaga ketat oleh puluhan prajurit TNI bersenjata lengkap pada Rabu (8/7/2026) malam. Muncul spekulasi bahwa penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi rencana penggeledahan di rumah tersebut.

Terkait hal ini, Mabes TNI membenarkan adanya pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan Kejaksaan dan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa dalam menjalankan tugas beserta keluarganya. Pihak TNI menegaskan bahwa langkah tersebut murni perlindungan dan tidak berkaitan dengan penyidikan kasus korupsi yang sedang ditangani polri.

Di sisi lain, situasi di Markas Besar (Mabes) Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, juga tampak dinamis dengan adanya patroli personel Brimob bersenjata lengkap di sekeliling kompleks luar pagar. Kendaraan taktis pun disiagakan di sejumlah gerbang strategis.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Johnny Eddizon Isir membantah adanya penambahan pengamanan khusus. Menurut dia, pengamanan berlangsung seperti biasa untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Dinamika ini memunculkan persepsi di tengah masyarakat mengenai babak baru hubungan antar-lembaga penegak hukum, mengingat sebelumnya Kejaksaan Agung juga sempat menetapkan dua perwira Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Publik berharap agar seluruh proses hukum berjalan transparan dan objektif tanpa adanya intervensi atau tindakan yang mengarah pada perintangan penyidikan (obstruction of justice). [mil]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Prosesi Pemakaman Khamenei Lautan Manusia
Next: B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Presiden Prabowo: Fondasi Indonesia Makmur dan Mandiri Semakin Kokoh

Trans Stories

"Koruptor Menangkap Koruptor"? Potret Ironis Penegakan Hukum Indonesia: Ketika integritas jadi standar utama, hukum akan kembali jadi rumah keadilan bukan sekadar panggung kekuasaan.
8 minutes read

“Koruptor Menangkap Koruptor”? Potret Ironis Penegakan Hukum Indonesia

transindonesia.co 9 Juli 2026 0
Kebakaran TPA Jatiwaringin
2 minutes read

Update Kebakaran TPA Jatiwaringin, 4 Helikopter Water Bombing Diterjunkan

transindonesia.co 8 Juli 2026 0
TPA Jatiwaringin Tangerang
2 minutes read

Hari Ketujuh Kebakaran TPA Jatiwaringin, Progres Pemadaman Capai 45 Persen

transindonesia.co 7 Juli 2026 0

TransIndonesia

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
2 minutes read

OJK Sita Aset Kasus Prolife Indonesia Rp113,97 Miliar

transindonesia.co 10 Juli 2026 0
Bendera Iran dan AS
2 minutes read

4 Negara Arab Ini Kena Amukan Iran Gegara Serangan AS

transindonesia.co 10 Juli 2026 0
Biodiesel
3 minutes read

B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Presiden Prabowo: Fondasi Indonesia Makmur dan Mandiri Semakin Kokoh

transindonesia.co 10 Juli 2026 0
Emas Jampidsus
4 minutes read

Sembunyi di Balik Dinding Ini Detik-Detik Polisi Bongkar Brankas Berisi Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar

transindonesia.co 10 Juli 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.