Peti jenazah Khamenei diangkut menggunakan truk besar yang melintasi lautan massa. Prosesi pemakaman masih berlangsung seperti biasa meski Rabu, Presiden AS membubarkan gencatan sejata dengan Iran dan menyerang wilayah Teheran di Selat Hormuz, Kamis (9/7/2026). REUTERS/Ahmed Saad)
TRANSINDONESIA.co, IRAK – Upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, berlanjut di Irak, dengan ketibaan peti matinya disambut dalam upacara penyambutan resmi di Najaf.
Pesawat yang membawa peti mati Ali Khamenei beserta anggota keluarganya tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa malam dan disambut langsung oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Perdana Menteri Irak Ali Al-Zaidi.
Jenazah kemudian akan dibawa ke Najaf dan kota suci Karbala untuk upacara pemakaman lanjutan yang direncanakan pada Rabu (8/7/2026).
Jutaan warga Iran disebut akan mengikuti upacara pemakaman Ali Khamenei, mengingat dirinya merupakan ulama yang juga dihormati di Irak dan menjadi teladan bagi jutaan penganut Syiah di negara itu.
PM Al-Zaidi bahkan menetapkan hari Rabu sebagai libur nasional di Irak untuk mempermudah pengaturan prosesi pemakaman besar tersebut.
Di samping mengikuti prosesi pemakaman Ali Khamenei, Presiden Iran juga akan melakukan dialog tingkat tinggi dengan pejabat Irak saat berada di negara tersebut.
Sumber: IRNA-OANA






