Skip to content
10 September 2026
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • Trans Dakwah
  • Trans Metropolitan
  • Trans Polhukam
  • Trans Dunia
  • Trans Bisnis
  • Trans Sports
  • Trans Tekno
  • Trans Maritim
  • Trans Sumatera
  • Trans Jawa
  • Trans Bali
  • Trans Nusa
  • Trans Kalimantan
  • Trans Sulawesi
  • Trans Maluku
  • Trans Papua
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Juni
  • 10
  • Prabowo Datang, Mahasiswa di Lampung Jahit Bibir

Prabowo Datang, Mahasiswa di Lampung Jahit Bibir

transindonesia.co 10 Juni 2026 3 minutes read
mahasiswa Lampung

Massa menggelar aksi jahit mulut di kawasan Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, menyambut kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto. (Liputan6.com/ Ardi Munthe).

TRANSINDONESIA.co, LAMPUNG – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Provinsi Lampung pada Rabu (10/6/2026) diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung. Massa menggelar aksi simbolik jahit mulut di kawasan Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, sejumlah mahasiswa berdiri di sekitar bundaran Tugu Adipura sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Rakyat Menjerit, Nilai Tukar Melejit” dan “Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis”.

Aksi tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di pusat Kota Bandar Lampung. Sejumlah peserta tampak menjahit bibir mereka menggunakan benang sebagai bentuk protes terhadap kondisi demokrasi dan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Selain membawa spanduk, massa aksi juga mengibarkan bendera merah dan menyampaikan orasi secara bergantian. Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengatur arus lalu lintas.

Aksi berlangsung bertepatan dengan agenda kunjungan Presiden Prabowo ke Lampung untuk meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan publik dan menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI. Koordinator Lapangan aksi, Josua Sitorus, mengatakan aksi jahit mulut merupakan simbol kondisi demokrasi yang menurut mereka tengah mengalami kemunduran.

“Jahit mulut ini sebenarnya simbolis. Kami melihat bagaimana suara-suara sipil dibungkam. Padahal masyarakat sipil hanya memiliki suara dan pikiran kritis untuk menyampaikan aspirasi,” kata Josua kepada wartawan di sela aksi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk kritik terhadap berbagai persoalan yang dinilai tengah dihadapi masyarakat, mulai dari sulitnya lapangan pekerjaan, tekanan ekonomi, hingga kebijakan pemerintah yang dianggap kurang menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa rakyat sedang menghadapi banyak kesulitan. Ada anak muda yang belum mendapatkan kepastian kerja, ada masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya. Sampaikan Lima Tuntutan Dalam aksi tersebut, LMND Lampung menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, mendesak penerapan pajak kekayaan terhadap kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi guna mengurangi kesenjangan ekonomi.

“Kami melihat ketimpangan ekonomi semakin nyata. Karena itu, sudah saatnya negara menerapkan pajak kekayaan terhadap kelompok yang menguasai sebagian besar aset nasional,” kata Josua.

Kedua, mahasiswa mendesak pemerintah mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis. Menurut mereka, akses pendidikan yang setara masih menjadi persoalan di berbagai daerah.

Ketiga, menghentikan apa yang mereka sebut sebagai remiliterisasi di ruang-ruang sipil. Massa menilai keterlibatan unsur militer dalam sejumlah sektor sipil perlu dievaluasi.

Selain itu, mereka juga menyoroti kondisi ekonomi nasional, termasuk melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan berbagai program pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi dari sisi keberlanjutan anggaran.

Dia menilai pemerintah perlu lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan.

 

Sumber: Liputan6.com

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Iran Bombardir Markas Jet Tempur F-35 AS
Next: Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian

Trans Stories

bahan-semai-sistem-waterrack

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng Atasi Karhutla dan Abu Vulkanik

transindonesia.co 8 September 2026
sebaran-erupsi-gunung-anak-krakatau

BMKG Pantau Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

transindonesia.co 7 September 2026
letusan-gunung-anak-krakatau

1.558 Penerbangan di Delapan Bandara Terdampak Karena Erupsi Anak Krakatau

transindonesia.co 7 September 2026

TransIndonesia

tpa-putri-cempo

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo: Blok C dan D Aman, Fokus Padamkan Blok B

transindonesia.co 8 September 2026
presiden-prabowo-subianto

Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi ‘Jubir’ Prabowo

transindonesia.co 8 September 2026
gempa-bumi-flores

BNPB Verifikasi 51 Ribu Rumah Terdampak Gempa Flores

transindonesia.co 8 September 2026
bahan-semai-sistem-waterrack

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jateng Atasi Karhutla dan Abu Vulkanik

transindonesia.co 8 September 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • Trans Tekno
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.