Skip to content
4 Juli 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Juni
  • 10
  • Prabowo Datang, Mahasiswa di Lampung Jahit Bibir

Prabowo Datang, Mahasiswa di Lampung Jahit Bibir

transindonesia.co 10 Juni 2026 3 minutes read 0 comments
mahasiswa Lampung

Massa menggelar aksi jahit mulut di kawasan Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, menyambut kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto. (Liputan6.com/ Ardi Munthe).

TRANSINDONESIA.co, LAMPUNG – Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Provinsi Lampung pada Rabu (10/6/2026) diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung. Massa menggelar aksi simbolik jahit mulut di kawasan Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, sejumlah mahasiswa berdiri di sekitar bundaran Tugu Adipura sambil membentangkan spanduk bertuliskan “Rakyat Menjerit, Nilai Tukar Melejit” dan “Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis”.

Aksi tersebut menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di pusat Kota Bandar Lampung. Sejumlah peserta tampak menjahit bibir mereka menggunakan benang sebagai bentuk protes terhadap kondisi demokrasi dan kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Selain membawa spanduk, massa aksi juga mengibarkan bendera merah dan menyampaikan orasi secara bergantian. Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengatur arus lalu lintas.

Aksi berlangsung bertepatan dengan agenda kunjungan Presiden Prabowo ke Lampung untuk meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan publik dan menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI. Koordinator Lapangan aksi, Josua Sitorus, mengatakan aksi jahit mulut merupakan simbol kondisi demokrasi yang menurut mereka tengah mengalami kemunduran.

“Jahit mulut ini sebenarnya simbolis. Kami melihat bagaimana suara-suara sipil dibungkam. Padahal masyarakat sipil hanya memiliki suara dan pikiran kritis untuk menyampaikan aspirasi,” kata Josua kepada wartawan di sela aksi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk kritik terhadap berbagai persoalan yang dinilai tengah dihadapi masyarakat, mulai dari sulitnya lapangan pekerjaan, tekanan ekonomi, hingga kebijakan pemerintah yang dianggap kurang menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa rakyat sedang menghadapi banyak kesulitan. Ada anak muda yang belum mendapatkan kepastian kerja, ada masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya. Sampaikan Lima Tuntutan Dalam aksi tersebut, LMND Lampung menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, mendesak penerapan pajak kekayaan terhadap kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi guna mengurangi kesenjangan ekonomi.

“Kami melihat ketimpangan ekonomi semakin nyata. Karena itu, sudah saatnya negara menerapkan pajak kekayaan terhadap kelompok yang menguasai sebagian besar aset nasional,” kata Josua.

Kedua, mahasiswa mendesak pemerintah mewujudkan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis. Menurut mereka, akses pendidikan yang setara masih menjadi persoalan di berbagai daerah.

Ketiga, menghentikan apa yang mereka sebut sebagai remiliterisasi di ruang-ruang sipil. Massa menilai keterlibatan unsur militer dalam sejumlah sektor sipil perlu dievaluasi.

Selain itu, mereka juga menyoroti kondisi ekonomi nasional, termasuk melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan berbagai program pemerintah yang dinilai perlu dievaluasi dari sisi keberlanjutan anggaran.

Dia menilai pemerintah perlu lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan.

 

Sumber: Liputan6.com

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Iran Bombardir Markas Jet Tempur F-35 AS
Next: Menjaga Ekonomi Kreatif dari Pintu Keimigrasian

Trans Stories

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
3 minutes read

Raja Juli Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, Klaim Sudah Kembalikan

transindonesia.co 4 Juli 2026 0
Bupati Langkat Syah Afandin Resmi Ditahan KPK Terkait Suap dan Gratifikasi Rp4,3 Miliar
2 minutes read

Bupati Langkat Syah Afandin Resmi Ditahan KPK Terkait Suap dan Gratifikasi Rp4,3 Miliar

transindonesia.co 4 Juli 2026 0
HUT Bhayangkara
1 minute read

Presiden Prabowo: Kepercayaan Adalah Senjata Terkuat Seorang Polisi

transindonesia.co 1 Juli 2026 0

TransIndonesia

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
3 minutes read

Raja Juli Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, Klaim Sudah Kembalikan

transindonesia.co 4 Juli 2026 0
Bupati Langkat Syah Afandin Resmi Ditahan KPK Terkait Suap dan Gratifikasi Rp4,3 Miliar
2 minutes read

Bupati Langkat Syah Afandin Resmi Ditahan KPK Terkait Suap dan Gratifikasi Rp4,3 Miliar

transindonesia.co 4 Juli 2026 0
Gempa Venezuela
1 minute read

Terus Bertambah, Korban Gempa yang Tewas di Venezuela jadi 2.295 Orang

transindonesia.co 3 Juli 2026 0
Sidang perdana dokter Tifa
3 minutes read

Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Tolak Restorative Justice

transindonesia.co 2 Juli 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.