Skip to content
31 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 19
  • Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah: Biaya Lebih Mahal dan Belum Sesuai Prinsip

Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah: Biaya Lebih Mahal dan Belum Sesuai Prinsip

transindonesia.co 19 Februari 2026 2 minutes read 0 comments
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Transindonesia.co /Dokumentasi

TRANSINDONESIA.CO, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan kritik tajam terhadap industri perbankan syariah di Indonesia. Ia menyoroti biaya layanan bank syariah yang cenderung lebih mahal dibandingkan bank konvensional, sehingga belum memberikan keunggulan kompetitif yang nyata bagi masyarakat luas.

“Kalau saya tanya ke pelaku bisnis, lebih mahal atau lebih murah? Rata-rata lebih mahal. Bahkan lebih menyulitkan. Jadi bukan itu yang diinginkan dari ekonomi berbasis syariah,” ujar Purbaya dalam forum ekonomi syariah di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Purbaya menilai praktik perbankan syariah saat ini masih sebatas penggunaan istilah tanpa menjalankan prinsip syariah secara substansial. Menurutnya, esensi ekonomi syariah bukan sekadar mengganti bunga dengan terminologi lain, melainkan memastikan sistem keuangan berjalan adil, efisien, dan mendukung kegiatan produktif.

“Jadi kita mesti berhitung ulang tentang cara kita menjalankan praktik-praktik syariah di bank-bank syariah juga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menkeu menyayangkan ketidakmampuan bank syariah dalam memanfaatkan basis pasar domestik Indonesia yang merupakan populasi Muslim terbesar di dunia.

Purbaya mencontohkan sistem perbankan di Jerman yang justru dinilai lebih menerapkan prinsip serupa syariah dengan biaya pinjaman rendah dan fokus pada keberlanjutan ekonomi.

“Ekonomi syariah adalah bagian dari strategi besar pembangunan sejajar dengan ekonomi hijau dan ekonomi digital. Bukan simbol, bukan retorika,” tambah Purbaya.

Merespons hal tersebut, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mengakui bahwa persoalan biaya merupakan “pekerjaan rumah” besar bagi industri.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, menyatakan bahwa pihaknya tengah mendorong efisiensi melalui digitalisasi agar produk syariah lebih kompetitif.

“Persepsi bank syariah lebih mahal kita terus benahi. Industri sekarang fokus ke efisiensi, digitalisasi dan inovasi produk supaya lebih kompetitif. Dengan skala yang makin besar dan model bisnis yang makin matang, pricing ke depan akan makin bersaing,” jelas Sutan Emir.

KNEKS menjelaskan bahwa struktur industri yang belum sebesar perbankan konvensional sangat memengaruhi biaya dana (cost of fund).

Skala yang terbatas membuat ruang efisiensi belum optimal, terutama bagi pelaku UMKM yang sangat sensitif terhadap selisih margin pembiayaan dibandingkan dengan bunga konvensional. [met]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: DPR Kecam Penundaan Pesangon Merpati: Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Beri Surat Utang
Next: Presiden Prabowo Soroti Pentingnya Stabilitas untuk Gaet Investasi AS di Business Summit

Trans Stories

Kelapa Sawit
2 minutes read

Imbas Ekspor Satu Pintu Danantara, Harga Sawit Anjlok Rp1.500

transindonesia.co 27 Mei 2026 0
Abdullah Rasyid
3 minutes read

Indonesia Pasar Halal atau Pemimpin Halal Dunia?

transindonesia.co 24 Mei 2026 0
Menteri Koperasi Ferry Juliantono
3 minutes read

INKOPASINDO dan KDMP, Jalan Merah Putih Ekonomi Rakyat

transindonesia.co 5 Mei 2026 0

TransIndonesia

Mayat Dalam Kantong
2 minutes read

WNA Korea Selatan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Drone Iran
2 minutes read

Kuwait Sibuk Adang Drone Iran Sasar Pangkalan Udara AS

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Iran tembak kapal AS
2 minutes read

Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
Wali Kota New York
2 minutes read

Wali Kota New York Zohran Mamdani Salat Iduladha Pakai Kostum Arsenal

transindonesia.co 29 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.