Skip to content
10 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 19
  • DPR Kecam Penundaan Pesangon Merpati: Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Beri Surat Utang

DPR Kecam Penundaan Pesangon Merpati: Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Beri Surat Utang

transindonesia.co 19 Februari 2026 2 minutes read 0 comments
DPR RI Senayan

Gedung DPR RI. Transindonesia.co / Dokumentasi.

TRANSINDONESIA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, melontarkan kritik tajam terhadap belum tuntasnya pembayaran pesangon ribuan eks pekerja PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Netty menilai, penggunaan surat pengakuan utang sebagai pengganti hak tunai merupakan bukti nyata buruknya manajemen dan minimnya kehadiran negara dalam melindungi pekerja.

“Kasus ini sudah lama sekali, likuidasi sampai 11-12 tahun. Sekali lagi, kami di Komisi IX sangat perhatian, apalagi ini memasuki bulan Ramadhan. Negara harus hadir menggunakan kewenangannya untuk menyelesaikan urusan ini,” ujar Netty dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IX DPR RI bersama perwakilan eks pekerja Merpati di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Netty mengaku sangat terusik dengan lambannya penanganan dana pensiun yang tidak kunjung cair selama 12 tahun. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan lemahnya pengawasan regulator terhadap perusahaan pelat merah.

Ia menyoroti urgensi penyelesaian hak ini mengingat para mantan karyawan harus menghadapi lonjakan kebutuhan ekonomi menjelang bulan suci Ramadhan.

“Hak dasar pekerja seperti pesangon tidak seharusnya digantungkan pada proses likuidasi aset yang berlarut-larut selama belasan tahun. Munculnya surat pengakuan utang sebagai pengganti hak adalah bukti minimnya intervensi pemerintah,” kritiknya.

Sebagai solusi konkret, Netty mendorong DPR RI untuk segera menggelar rapat gabungan lintas komisi yang melibatkan Komisi VI dan Komisi XI pada masa persidangan mendatang.

Langkah ini dianggap mendesak karena laporan menunjukkan rasio aset yang tersedia saat ini hanya sebesar 2,91 persen dari total utang pesangon yang harus dibayarkan.

“Kita perlu melakukan rapat gabungan pada masa persidangan depan. Tidak mungkin hanya mengandalkan tim kurator saja, negara harus ikut bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini,” pungkas Netty. [met]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Jelang Ramadhan, BNPB Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Banjir di Pulau Jawa
Next: Menkeu Purbaya Kritik Bank Syariah: Biaya Lebih Mahal dan Belum Sesuai Prinsip

Trans Stories

Menteri Koperasi Ferry Juliantono
3 minutes read

INKOPASINDO dan KDMP, Jalan Merah Putih Ekonomi Rakyat

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
Paspor
2 minutes read

Isu Jutaan Data Paspor WNI Diretas, Kemenimipas: Sistem Aman, Masyarakat Jangan Panik

transindonesia.co 4 Mei 2026 0
Amien Rais
4 minutes read

Penjelasan Amien Rais soal Hubungan Prabowo dan Teddy

transindonesia.co 3 Mei 2026 0

TransIndonesia

Abdullah Rasyid dkk
4 minutes read

Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Kedai ADO
2 minutes read

Kapolda Sumsel Buka Kedai ADO ‘Rumah Ojol’ Presisi

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Bandara Hongkong
3 minutes read

Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem Bukan Hanya Bebas Visa

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Pusdiklat PB
3 minutes read

Kepala BNPB: Kalaksa BPBD Harus Terjun ke Lokasi Bencana

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.