Skip to content
9 Mei 2026
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
cropped-trans_logo-e1607181917765-1.png

Indonesia Berdakwah

Primary Menu
  • TRANS DAKWAH
  • TRANS METROPOLITAN
  • TRANSPOLHUKAM
  • TRANSDUNIA
  • TRANSBISNIS
  • TRANSSPORTS
  • TRANSTEKNO
  • TRANSMARITIM
  • TRANSSUMATERA
  • TRANSJAWA
  • TRANS BALI
  • TRANSNUSA
  • TRANSKALIMANTAN
  • TRANSSULAWESI
  • TRANSMALUKU
  • TRANSPAPUA
Light/Dark Button
  • Home
  • 2026
  • Februari
  • 15
  • Skandal Impor Perhiasan Mewah, Menkeu Segel Toko Tiffany & Co di Tiga Mal Besar Jakarta

Skandal Impor Perhiasan Mewah, Menkeu Segel Toko Tiffany & Co di Tiga Mal Besar Jakarta

transindonesia.co 15 Februari 2026 2 minutes read 0 comments
Toko Emas Tiffany & Co

Petugas Ditjen Bea Cukai menyegel outlet Tiffany & Co. Foto: DJBC.

TRANSINDONESIA.CO  | JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mencurigai adanya keterlibatan oknum petugas Bea Cukai dalam kasus pelanggaran impor yang menjerat merek perhiasan mewah, Tiffany & Co. Kasus ini mencuat setelah dilakukan penindakan terhadap gerai Tiffany & Co di Plaza Senayan, yang kemudian merembet pada pengawasan dua toko lainnya di Plaza Indonesia dan Pacific Place.

“Sepertinya ada (keterlibatan oknum), nanti kita lihat siapa yang terlibat. Ini kan pejabat-pejabat baru yang saya taruh setelah saya putar-putar, sehingga mereka berani bertindak. Saya lihat bagus saja, nanti kita lihat bagaimana hukumnya,” ungkap Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip Ahad (15/2/2026).

Kecurigaan ini muncul karena barang-barang impor yang tidak sesuai ketentuan tersebut selama ini bisa masuk dengan leluasa dan diperdagangkan secara bebas. Purbaya menjelaskan bahwa meski barang telah melewati daerah pabean, hasil tinjauan ulang menunjukkan adanya kewajiban kepabeanan yang belum terpenuhi oleh pihak perusahaan.

“Itu sebagian besar yang masuk barangnya memang enggak bayar kan. Dicurigai ini selundupan atau enggak, disuruh kasih lihat form perdagangannya itu segala macam, mereka enggak bisa tunjukkan,” tegas Purbaya menjelaskan alasan penyegelan oleh DJBC Kanwil Jakarta.

Berdasarkan temuan di lapangan, Bea Cukai mengategorikan perhiasan yang diperdagangkan tersebut sebagai barang selundupan asal Spanyol. Selain penyelundupan fisik, ditemukan juga praktik under invoicing atau pelaporan harga di bawah nilai pasar untuk memanipulasi dan menghindari kewajiban pajak yang seharusnya dibayarkan kepada negara.

 “Jadi memang itu barang Spanyol, ada yang penuh betul-betul selundupan, ada yang cuma bayarnya under invoicing, itu kelihatan semua. Jadi ada yang bilang juga ke saya, harusnya Bea Cukai nanti gabung dengan pajak,” tambahnya.

Langkah tegas penyegelan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha lain agar patuh pada regulasi yang berlaku. Purbaya menekankan bahwa setiap bisnis yang beroperasi di Indonesia wajib menjalankan kewajiban fiskalnya secara transparan dan sesuai dengan aturan hukum. [man]

About the Author

transindonesia.co

Administrator

transindonesia, berita indonesia, indonesia aktual, nusantara, metropolitan

Visit Website View All Posts

Post navigation

Previous: Ketua Komisi IV DPR RI dan Kapolri Pastikan Kebutuhan Pengungsi di Huntara Pinangsori Terpenuhi
Next: Jaga Jakarta untuk Indonesia, Kapolda Metro Jaya Minta Warga Lapor Gangguan Kamtibmas

Trans Stories

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
2 minutes read

Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Bertugas

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji
2 minutes read

Bareskrim Tangkap Buronan Interpol Penipuan Online Internasional ‘Abbishopee’

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
Menteri Koperasi Ferry Juliantono
3 minutes read

INKOPASINDO dan KDMP, Jalan Merah Putih Ekonomi Rakyat

transindonesia.co 5 Mei 2026 0

TransIndonesia

Abdullah Rasyid dkk
4 minutes read

Ketika Air Masih Jadi Halaman Belakang, Kota Air Indonesia Terus Tertinggal

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Kedai ADO
2 minutes read

Kapolda Sumsel Buka Kedai ADO ‘Rumah Ojol’ Presisi

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Bandara Hongkong
3 minutes read

Belajar dari China, Pariwisata Indonesia Butuh Ekosistem Bukan Hanya Bebas Visa

transindonesia.co 6 Mei 2026 0
Pusdiklat PB
3 minutes read

Kepala BNPB: Kalaksa BPBD Harus Terjun ke Lokasi Bencana

transindonesia.co 5 Mei 2026 0
  • Tentang Kami
  • Pedoman Siber
  • Disclaimer
  • TRANSMARITIM
  • TRANSTEKNO
  • TRANSSPORT
Copyright © 2026 All right Transindonesia.co | ReviewNews by AF themes.