Jamaah muslim berdoa di sekitar Ka'bah saat menunaikan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi, 25 Juni 2023. (Foto: AP)
TRANSINDONESIA.co | Sebanyak 195 ribu visa jemaah haji reguler di tahun 2024 ini, telah diterbitkan oleh Kemenag RI. Total kuota haji Indonesia adalah 241.000 jemaah, terdiri atas 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.
“Dilaporkan 195.917 visa jemaah haji reguler sudah terbit (92 persen), kita terus percepat agar visa terbit segera 100 persen. Syukur-syukur sebelum keberangkatan jemaah dimulai,” kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Saiful Mujab dalam keterangan persnya, dikutip Ahad (5/5/2024).
Saiful mengatakan, para jemaah haji Indonesia mulai masuk asrama haji Embarkasi pada 11 Mei 2024. Para jemaah haji akan diterbangkan ke Arab Saudi secara bertahap pada 12 Mei 2024.
Saiful menjelaskan, proses visa haji diawali dengan proses input data dan dokumen jemaah haji oleh tim di Kankemenag Kabupaten/Kota. Dan juga, Kanwil Kemenag Provinsi.
“Data masuk dan terverifikasi sebanyak 223.474 jemaah, jadi dokumen yang kita proses sudah melebihi kuota haji tahun ini. Prosentasenya mencapai 104,76 persen karena termasuk juga jemaah dengan kuota cadangan,” ucapnya.
“Ini kita proses agar jika ada yang menunda keberangkatan, jemaah dengan status cadangan juga sudah tervisa. Dari 223.474 dokumen yang terverifikasi, kita sudah ajukan request visa untuk 212.429 jemaah haji reguler.”
Kemudian, Saiful mengharapkan, dengan terobosan proses pemvisaan ini, seluruh kuota jemaah haji Indonesia bisa terserap maksimal. Keberangkatan jemaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang. Pemberangkatan gelombang pertama dijadwalkan dari 12-23 Mei 2024. [rri/sda]





