Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (Foto : Dok Puspen TNI)
TRANSINDONESIA.co | Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Mesir terkait pengiriman bantuan kapal Rumah Sakit ke kawasan Gaza. Sebab, konflik Istael-Palestina di Jalur Gaza merupakan perang yang sangat bahaya sehingga tidak bisa sembarang mengirimkan bantuan.
“Kami masih melakukan koordinasi, totalnya kami punya tiga kapal rumah sakit yang memiliki peralatan medis yang sangat canggih. Karena ini tidak sembarang, karena ini kan semuanya perang, Ini kan sangat bahaya,” kata Yudo Margono dalam keterangannya, Rabu (8/11/2023).
Oleh karena itu, ia mengaku pihaknya perku berkoordinasi dengan seksama untuk mengirimkan bantuan kapal RS ke Jalur Gaza. Hal ini dilakukan agar tidak membahayakan alutsista alat utama sistem persenjataan TNI itu sendiri.
“Tentunya ini harus kita koordinasikan secara tepat, jangan sampai membahayakan alutsista kita. Termasuk ini kan yang membawa bantuan ini kan kita koordinasikan secara tepat bagaimana kepindahannya, bagaimana aturannya dari masing-masing pangkalan di luar negeri tersebut untuk mengarahkan itu,” ucapnya.
Terlebih, kata dia, pengiriman bantuan kapal RS ini dilakukan ditengah kondisi perang di jalur Gaza. “Perlu kami koordinasikan secara tepat nanti kalaupun ini disetujui terus standarnya gimana, dukungan logistiknya gimana, apalagi dengan kondisi perang hari ini,” kata Yudo. [rri]







