Pelaku (tanpa baju) nyaris tewas diamuk massa kedapatan mencuri daun jendela digiring ke ruang SPK Polsek Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Senin (2/3/2020) malam. [TRANSINDONESIA.CO/Surya Irwandi]
TRANSINDONESIA.CO – Maraknya aksi pencurian di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, membuat puluhan massa geram dan nyaris menghakimi seorang pencuri yang tertangkap tangan di Jalan H Anif, Dusun 24 Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utata, Senin (2/3/2020) malam.
Pelaku SS (45) nyaris tewas diamuk puluhan massa yang menangkapnya. Beruntung nyawa pria warga Desa Jati Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, ini diselamatkan oleh seorang anggota Koramil Percut Sei Tuan.
Pelaku diduga mencuri 2 unit daun jendela milik warga Desa Sampali. Tragisnya pelaku menjual daun jendela tersebut kepada tetangga korban. Warga yang geram langsung menangkap pelaku dan nyaris menghajarnya. “Untung saja ada pak Rudi anggota Koramil, kalau tidak sudah mati dia dihajar ratusan warga yang sudah geram,” kata Dolli seorang warga yang ikut menyerahkan pelaku ke Polsek Percut Sei Tuan.
Menurutnya, aksi pencurian di wilayah hukum (wilkum) Polsek Percut Sei Tuan nyaris terjadi setiap hari. “Hampir setiap hari kemalingan bang. Mengganas kali maling di desa kami, apa saja dimalingi, hp, mesin air, kompor gas, tabung gas, kursi sampai pintu dan jendela rumah pun disikat maling. Mengganas kali lah maling di Desa Sampali,” beber Dolli geram.
Menurutnya Personil Polsek Percut Sei Tuan tak pernah melakukan patroli di desa mereka. “Tak pernah Polsek Percut Sei Tuan melakukan patroli di sana, kalau pun patroli mereka cuma sampai pangkalan angkot. Apa tak mengganas maling di desa kami,” keluh Dolli.
Pantauan Transindonesia.co, pelaku yang babak belur diamuk massa dibawa warga masuk ke ruang SPK dan dimintai keterangan. Kemudian pelaku dibawa masuk kedalam ruang tahanan Polsek Percut Sei Tuan. [sur]






