Perampok dan Pembunuh Driver Online Tewas Dihakimi Massa di Medan

TRANSINDONESIA.CO – Seorang driver taksi online dibunuh dan mayatnya dibuang diduga dia pelaku perampok sadis di saluran irigasi kawasan Bandar Setia, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Ahad (15/3/2020) sekitar pukul 01:00 WIB.

Bayu (33) ipar korban menceritakan pembunuhan itu terjadi saat korban Ramadhani Tarigan (30) warga Jalan Pertahanan Patumbak, Desa Sigara Gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, menerima orderan dari pelaku melalui aplikasi taksi online dari Wing Hotel Kuala Namu dengan tujuan Simpang Jodoh Desa Bandar Klippa, Tembung, Percut Sei Tuan.

Dengan mengendarai mobil Terios BK 1858 DH korban mengantar pelaku menuju Tembung. Di tengah perjalanan saat melintas Jalan Perhubungan Pasar XII, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, kedua pelaku membunuh korban dengan menghujani tubuhnya dengan menggunakan obeng. Kemudian mayat korban dibuang ke irigasi di kawasan Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sebelum menjemput pelaku, korban sempat memberitahukan kepada keluarga akan mengantar sewa ke arah Tembung, sekitar pukul 11.00 wib.

Namun hingga pukul 01.00 WIB korban belum pulang dan tak ada kabar. Bahkan hanphone korban tak dapat dihubungi membuat keluarga cemas.

Kemudian mencari korban. Pihak keluarga mencari keberadaan korban ke Tembung. Di tengah perjalanan keluarga melihat mobil korban dikendarai oleh pelaku menuju Medan.

Pihak keluarga kemudian berbalik arah dan menyusul pelaku. Di depan Mapolsek Percut Sei Tuan, keluarga korban bersama warga menghadang mobil yang dikendarai pelaku.

Saat penghadangan seorang petugas Sat Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Bripka azhar melintas dan membantu menghadang dan menangkap pelaku.

Warga yang mengetahui langsung menghakimi pelaku dan menewaskan seorang pelaku. Satu pelaku diamankan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Mayat korban saat ini berada di Rumah Sakit Brimob dengan kondisi belasan luka tusuk.

Di dalam mobil juga terdapat lumuran darah korban. [sur]

Share
Leave a comment