Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto.[NET]
TRANSINDONESIA.CO – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto menegaskan pihaknya serius memberantas street crime atau kejahatan jalanan seperti begal, perampokan dan aksi kejahatan yang meresahkan warga Kota Medan, Sumatera Utara.
Aksi kejahatan yang kembali marak akhir-akhir ini terjadi di Kota Medan semakin “menakutkan” tidak saja warga Medab tetapi juga mencoreng wajah ibukota Provinsi Sumut ini di mancanegara dengan terjadinya beberapa perampokan terhadap turis asing.
Keseriusan memberantas pelaku kejahatan jalanan ini terlihat saat Kombes Dadang memanggil seluruh Kanit Reskrim di Polsek Polsek jajaranya untuk menggelar rapat di Mapolsek Percut Seituan, Selasa (3/9/2019) sore.
Tampak hadir Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Philip A Purba, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Yaqin dan Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo.
Kehadiran orang nomor satu di kepolisian Kota Medan ini terkait penangkapan pelaku rampok yang merupakan residivis, Rinaldi (21) warga Jalan Puskesmas, Desa Bandar Klippah Kecamatan Percut Seituan dan Angga Juanda Daulay (20) warga Jalan Medan Batang kuis Desa Sei rotan Kecamatan Percut Seituan.
Di mana kedua perampok jalanan ini selalu melakukan kejahatan bersama empat rekannya yang masih diburu oleh Polsek Percut Seituan, Polsek Medan Baru dan Polsek Medan Kota.
Kombes Dadang mengatakan maraknya begal akhir-akhir ini diduga karena para bandit jalanan itu telah keluar menghirup udara bebas dari dalam penjara.
“Begal-begal ini dua tahun lalu telah kita tangkap. Dan kini mulai marak lagi karena mereka telah keluar dari penjara,” kata Dadang kepada Transindonesia.co, usai menggelar rapat bersama para Kanit Reskrim di Mapolsek Percut Seituan.
“Ya, kita sudah pantau keberadaan begal lainya dan segera kita ringkus,” ucapnya serius.
Seperti diberitakan Transindonesia.co, empat begal yang sedang diburu melakukan perampokan bersama pelaku Rinaldi dan Agga Juanda Daulay, yang telah diringkus Polsek Percut Seituan di Jalan Medan Batang Kuis Lorong VII Kecamatan Percut Seituan, Ahad (1/9/2019) sekitar pukul 17:30.
Dalam penangkapan kedua begal residivis itu petugas terpaksa menembak kedua kaki Rinaldi karena mencoba melarikan diri dengan melawan petugas.
Sementara, empat pelaku yang sedang diburu melakukan perampokan dibeberapa tempat di Kota Medan yakni di Jalan H. Hanif berhasil menggasak sepeda motor Scupy, di Jalan Selamat Slamat Ketaren dan Jalan Cemara berhasil memetik Honda Beat, dan di Jalan Irian Barat Sampali membawa kabur Honda Specy.
Tak hanya itu kawan begal ini juga melakukan perampokan dengan kekerasan dengan korban pengendara sepedamotor di wilayah hukum Polsek Medan Baru dan Medan Kota.[SUR]







