TRANSTEKNO

“Patriot” SMK Telkom Bandung Bangun Mental Juara Pelajar

Upacara Kampiun penutupan Patriot SMK Telkom Bandung di Jalan Radio Palasari Road, Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu 6 April 2019.[Dok.SMK Telkom Bandung]

TRANSINDONESIA.CO – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Bandung memiliki khas tersendiri membentuk karakter pelajar melalui program unggulan ‘Patriot’. Program Patriot dilakukan pada setiap Sabtu pagi selama hampir 1 tahun ditutup dengan ‘Kampiun’ berkemah selama tiga hari.

Patriot telah berlangsung sejak awal berdirinya SMK Telkom Bandung pada tahun 2013, wajib diikuti siswa baru atau Kelas X SMK Telkom Bandung yang berlokasi di Jalan Radio Palasari Road, Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

“Patriot dilaksanakan sejak awal berdiri SMK Telkom Bandung, tahun 2019 ini merupakan tahun ke-7. Program Patriot dimaksudkan untuk membentuk dan membangun karakter siswa. Makanya kami wajibkan bagi siswa baru,” kata Kepala Sekolah SMK Telkom Bandung, Daduk Merdika Mansur,ST,MM, dikonfirmasi Transindonesia.co, usai acara penutupan Patriot, di SMK Telkom Bandung, Sabtu 6 April 2019.

Selain karakter building kata Daduk,  juga untuk menghilangkan ego serta membangun solidaritas bagi siswa-siswi. “Tak kalah pentingnya, untuk membangun mental juara dan pantang menyerah. Itulah kenapa mereka hampir setahun menjalani Patriot di akhiri dengan Kampiun sebagai ajang kelulusan berjiwa Patriot,” terang Daduk.

Peserta Kampiun penutupan Patriot selama tiga hari di Curug Layung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.[Dok.SMK Telkom Bandung]
Patriot diikuti seluruh peserta murid Kelas X sebanyak 350 siswa-siswi terdiri dari jurusan yakni, Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi, Teknik Komputer dan Jaringan, serta jurusan Multimedia, di akhiri dengan Kampiun dilaksanakan di hutan Curug Layung, Kabupaten Bandung, dari 4 – 6 April 2019.

“SMK Telkom Bandung adalah kawah candradimuka bagi putra-putri terbaik bangsa Indonesia untuk menempa pribadinya menjadi Patriot tangguh, berkarakter Islami, berjiwa Pancasila, berkompetensi kelas dunia, dan tetap memiliki kesopansantunan dan profesionalitas,” ungkap Daduk.

Patriot dan Kampiun ini dibimbing langsung para guru di antaranya, Arini Fitr, Gita Reviesta, Milhatusyafaah, dan dibantu relawan Kelas XI dan Kelas XII di antaranya, Lukman, Roihanah, dan Mikdad.

“Anak-anak yang bagus nantinya akan terpilih menjadi relawan, dan terus diasah life skill dan managerial skillnya. Mereka akan menjadi leader-leader di masa depan. Inilah harapan kita baik sekolah maupun para orang tua siswa,” kata Daduk.

Dikatakannya, Kampiun merupakan seremony kelulusan Patriot di akhiri dengan camp selama tiga hari guna untuk dibekali dengan berbagai materi yang disampaikan langsung anggota TNI baret merah ‘Kopasus’ sebagai mitra program mental kejuangan pelajar.

Kampiun Patriot SMK Telkom Bandung di akhiri dengan memandikan seluruh peserta di Jalan Radio Palasari Road, Citeureup, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu 6 April 2019.[Dok.SMK Telkom Bandung]
SMK Telkom Bandung ini memiliki berbagai ekstrakurikuler wajib mulai dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Palang Merah Remaja (PMR), Praja Muda Karana (Pramuka), Kerohanian Islam Cahaya Remaja (Rohis CARE), English Club, Mathematics Club, Tim Basketball Telkom Generation Futsal (TGF), Nihon no Sekai (Niosei), Ekstrakurikuler Jaringan Akses Fiber Optik (JAFO Club), Cinematography Club (CINES), Tekajombs Zone.

Ekstrakurikuler ini merupakan wadah untuk menyalurkan minat, bakat, hobi, kepribadian, kreativitas, dan keterampilan peserta didik yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mendeteksi sekaligus mengembangkan talenta peserta didik.

“Kegiatan ekstrakurikuler di SMK Telkom Bandung dibagi menjadi tiga bagian, yaitu ekstrakurikuler wajib, ekstrakurikuler pilihan, dan ekstrakurikuler kompetensi keahlian,” ucap Daduk.

Patriot di akhiri di sekolah ditandai dengan dimandikannya seluruh peserta dari semprotan mobil pemadam kebakaran yang membuat ratusan pelajar berteriak seru setelah tiga hari mengikuti Kampiun tidak mandi.

Hal inilah yang menjadi beda dari sekolah lainnya. Segudang prestasi dari diberbagai lomba dan kejuaraan yang diikuti mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi sampai tingkat nasional berhasil diraih SMK Telkom Bandung dengan visi bertaraf internasional yang unggul, cerdas, bermartabat, dan cinta lingkungan, memiliki motto “Yes, we can. Yes, we fight. Yes, we win. Yes, yes, yes!”.[HSB]

Related posts

Safety Driving Center

transindonesia.co

Peluang Kesehatan Apple Bisa Menjadi Pasar Smartphone Tiga Kali Lipat

transindonesia.co

Experts wants us to stop using the Terminator to talk about AI

transindonesia.co

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.