Ilustrasi
TRANSINDONESIA.CO – Polisi melalui pemolisianya dapat diperoleh dari pengalaman, berkembang dengan adanya ketrampilan. Di sinikah dibuat secara sistematis diajarkan untuk menjadi pengetahuan dan ilmu pengetahuan.
Pada setiap tataran ada pola-pola yang dapat dipelajari dan dikembangkan pada tingkat manajemen maupun operasionalnya. Para petugas polisi dapat menumbuh kembangkanya dari craft menjadi profesi. Para petugasnya diberi gaji atas profesionalismenya.
Pengembangan profesionalisme kepolisian dasarnya ilmu kepolisian. Ilmu kepolisian sebagai ilmu pengetahuan berisi konsep-konsep dan teori yang antar bidang. Yang dapat meminjam, mengambil dan mengkonstruksikan kembali dari ilmu-ilmu pengetahuan lainya menjadi suatu yang menjadi pekerjaan polisi dalam pemolisianya.

Sebagai contoh, dari antro pologi dapat mengambil konsep dan teori tentang suku bangsa dan hubungan antar suku bangsa untuk memahami corak masyarakat dan kebudayaanya. Penanganan konflik dan permasalahan yang berkaitan dengan primorsialisme, dan sebagainya.
Ilmu kepolisian sendiri sebagai ilmu antar bidang yang mempelajari tentang masalah-masalah sosial dan penangananya, isu-isu penting yang terjadi dalam masyarakat, tentang kejahatan, pencegahan dan penangananya, hukum dan keadilan, teknik dan teknis penyelidikan dan penyidikan, teknis dasar tugas kepolisian. Secara garis besar dapat dijabarkan demikian.
Implementasinya masih memerlukan wadah-wadah untuk menumbuh kembangkan dan sebagai wadah para petugas polisi yang memiliki pengalaman, ketrampilan, pengetahuan dan ilmu pengetahuan mengembangkan kompetensi dan tranformasi serta kaderisasi melalui:
- Membangun safety driving center. Bisa dibayangkan kalau ada di tingkat nasional, propinsi, kota/kabupaten bisa seorang bintang dua menduduki jabatan fungsional ini.
- Membangun security training center. Bisa dibayangkan kalau ada di tingkat nasional, propinsi, kota/kabupaten bisa seorang bintang dua menduduki jabatan fungsional ini
- Membangun sekolah penyidik. Bisa dibayangkan kalau ada di tingkat nasional, dan propinsi saja bisa seorang bintang dua menduduki jabatan fungsional ini.
- Membangun sekolah tinggi ilmu kepolisian di tingkat nasional bisa di PTIK dan SPN yang ada di tingkat propinsi.
Bisa dikembangkan bersama universitas lainnya. Bisa seorang bintang ua menduduki jabatan fungsional ini.
Ilmu kepolisian berguna untuk profesi: 1. Kepolisian, 2. Kejaksaan dan Pengadilan, 3. Imigrasi. 4. Lapas, 5. Petugas-petugas security.[CDL]







