Tabur bunga dilakukan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ke pusara alm Adisucipto dan Abdurahman Saleh di Monumen Ngoto Jogjakarta.]MIC]
TRANSINDONESIA.CO – Pasca dilantik Presiden RI minggu lalu, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama rombongan mengawali tugas barunya ziarah ke Monumen Perjuangan TNI AU “Ngoto” Yogyakarta, Kamis 26 Januari 2017. Ziarah ini merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya yang pertama sejak dilantik menjadi KSAU.
Ziarah diawali dengan penghormatan perorangan kepada para pahlawan TNI AU, pembacaan doa kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga ke makam almarhum Agustinus Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh beserta para istrinya.
Di Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara Ngoto ini, dimakamkan 2 jasad Pahlawan Nasional Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh, masing-masing bersama istri. Adisutjipto dan Abdulrachman Saleh, 2 Pahlawan Nasional dari TNI Angkatan Udara ini, gugur pada peristiwa ditembakjatuhnya pesawat VT-CLA oleh pesawat Kitty Hawk Belanda, pada tanggal 29 Juli 1947.
![Tabur bunga dilakukan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ke pusara alm Adisucipto dan Abdurahman Saleh di Monumen Ngoto Jogjakarta.]MIC]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2017/01/KSAU-Marsekal-TNI-Hadi-Tjahjanto.jpg)
Usai melaksanakan ziarah, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan,”Kami selalu menghargai serta memuliakan orang tua dan para pendahulu. Sebelum melaksanakan tugas, kami datangi makamnya bagi yang sudah meninggal dan yang masih hidup datangi rumahnya guna memohon restu agar diberikan kemudahan dan kelancaran”.
Mengunjungi para sesepuh selain mengenang kembali apa yang mereka cita-citakan demi Kejayaan TNI AU serta demi tegaknya NKRI. Kita harus jadikan agar TNI-AU siap sedia apabila diperlukan serta menjadikan First Class Air Force yang disegani oleh negara-negara lain, tambah Hadi Tjahjanto. Tentunya disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada dalam membangun sistem dan infrastructural sebagaimana cita-cita para pendahulu.
Terkait dengan Alutsista, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, “Pembangunan Kekutan Alutsista TNI AU sedang dan akan terus dikembangkan sesuai yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan sampai Renstra ke 3. Saat ini masih menunggu pengganti pesawat F5 yang sudah hampir 1 tahun ditinggalkan”.
Pesawat yang akan dimiliki oleh TNI-AU ke depan merupakan generasi empat setengah. Pesawat latih tempur T50 Golden Eagle akan diupgrade dengan dilengkapi Radar dan Persenjataan.
Lebih lanjut KSAU menambahkan,”Apabila kita sudah memiliki pesawat pengganti F5-E Tiger dan Upgrade T50 berjalan lancar tentunya kehadiran kita dalam mengawasi wilayah udara RI dari Sabang sampai Merauke akan berjalan secara maksimal”, imbuhnya.
Dalam kunjungan kerjanya di Jogjakarta, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto selain melaksanakan ziarah ke Ngoto juga menyempatkan mengunjungi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala dan memberikan pembekalan kepada para Karbol(Taruna) di AAU. Pada kesempatan yang sama, istri KSAU, Nanik Istumawati ditetapkan sebagai Ibu Asuh Taruna AAU.[MIC]







