TRANSINDONESIA.CO – Lima santri Panti Asuhan Putra Muslimat Kauman, Kecamatan Brebes, Brebes, Jawa Tengah, tewas di Sungai Pemali setelah mencuci jeroan hewan kurban pada Senin, 12 September 2016, pukul 11.15.
“Mereka mencuci daging dan jeroan hewan kurban yang baru disembelih di pondok pesantren mereka. Setelah mencuci daging dan jeroan mereka bermain-main di tepi sungai dan mandi. Namun, satu anak terpeleset dan hanyut ke tengah sungai. Empat anak lainnya bermaksud menolong. Tetapi karena panik dan kemungkinan tidak dapat berenang akhirnya anak-anak tersebut tenggelam di sungai yang berkedalaman 1-2 meter,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya kepada Trnsindonesia.co, Selasa, 13 September 2016.
Menurut Sutopo, Tim SAR dari SAR Brebes, Basarnas Jawa Tengah, BPBD Brebes, TNI, Polri dan masyarakat telah berhasil mengevakuasi lima korban. “Kelima korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal mereka terpeleset dan tenggelam di Sungai Pemali. Kelima korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Kelima anak yang tenggelam di Sungai Pemali Brebes dan ditemukan telah meninggal dunia itu, Komaludin (13), ditemukan pukul 13.00, Muh. Ubaidillah (16) ditemukan pukul 13.00, Mutakim (18) ditemukan pukul 14.55, Andre Bimantoro (14) ditemukan pukul 15.41, Sandi Kasmana Wirayuda (14) ditemukan pukul 16.10.
Duka mendalam dirasakan seluruh anggota keluarga Panti Asuhan Putra Muslimat Brebes.[SAF]