Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Luczisman Rudy.[Ist] Polandi
TRANSINDONESIA.CO – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Luczisman Rudy Polandi, menegaskan pihaknya akan menangkap provokator perusuh pagelaran Pilkada Aceh 2017.
TNI kata Pangdam, siap membantu Polri menindak tegas provokator yang berupaya mengacaukan Pilkada.
“Kita akan coba panggil yang bersangkutan untuk diberi tahu. Kalau memang tidak dengar, ya akan kita tindak. Kita akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk kita tangkap dan kita proses sesuai aturan,” tegasnya.
Luczisman menyebutkan, jelangPilkada 2017 situasi Aceh secara umum sangat kondusif dan aman. “Saya lihat situasi Aceh secara umum masih dalam batas toleransi dan saya harapkan Aceh ini selalu aman,” ujarnya.
![Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Luczisman Rudy.[Ist] Polandi](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/08/Pangdam-IM-Mayjen-TNI-Luczisman-Rudy-Polandi.jpg)
“Para kandidat saat ini rata-rata sudah berpikir positif. Untuk masalah-masalah yang memicu konflik mudah-mudahan dijauhkan, karena sekarang ini kondisi Aceh sudah sangat baik,” ujar Luczisman.
Dia juga mengajak semua elemen masyarakat yang berada di provinsi berjuluk “Serambi Makkah” ini untuk menjaga perdamaian. “Mari kita jaga perdamaian dan ukhuwah Islamiah. Kita orang Islam, harus menjaga dan kita sendiri yang menjaganya, bukan orang lain. Insya Allah dengan kita menjaga dan kita samakan persepsi, pola pikir, dan pola tindak, Insya Allah Aceh akan lebih aman dan lebih maju,” paparnya.
Pilkada damai di Aceh pun, menurutnya, harus diwujudkan bersama, karena masyarakat Aceh saat ini sudah cerdas.
“Pejabat-pejabat yang akan mencalonkan diri juga sudah pintar dan sudah mengerti teknik berdemokrasi baik. Demokrasi di Aceh saat ini sudah sangat baik dan Aceh menjadi contoh. Bayangkan, konflik Aceh sekian tahun, tapi bisa damai, kemudian dicontoh oleh Thailand, Filipina, dan Myanmar. Saya bangga sekali. Saya besarnya di Aceh dan sebagian hidup saya untuk Aceh,” tegasnya.
Ditanya tentang upaya pengamanan menjelang Pilkada 2017, Luczisman menyatakan, pihak TNIsiap membantu tugas kepolisian.
“Undang-undang mengatur bahwa TNIakan membantu tugas-tugas kepolisian. Kita akan mengerahkan pasukan sesuai dengan kebutuhan yang diminta kepolisian. Insya Allah kita jamin pilkada damai selama tidak ada provokasi,” ungkapnya.
Menurut Pangdam IM, pihaknya akan mencari siapa pun yang melakukan provokasi tersebut. “Soalnya, kalau sudah diprovokasi masyarakat jadi sulit dibendung. Nah, inilah yang harus kita jaga. Yang menjaga bukan hanya TNIdan Polri, tapi harus semua elemen. Termasuk rekan-rekan mahasiswa. Jadi, jangan mengompori. Beritanya pun jangan dibesar-besarkan headline-nya. Jadi, sama-samalah kita menjaga,” pintanya.[Rmol/Don]






