Petani saat menanam padi.[Ist]
TRANSINDONESIA.CO – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan, kehidupan para petani semakin memprihatinkan. Ia menyebut di berbagai daerah ditemukan banyak petani yang tidak lagi memiliki tanah.
Zulkifli mencontohkan di Garut,Jawa Barat, dari 100 lebih petani yang ada, namun yang punya lahan cuma empat orang. Bahkan di Kabupaten Sigi, Palu, ada 200 petani, namun lagi-lagi yang punya tanah sendiri hanya sebanyak 20 orang atau hanya 10 persen.
”Mereka kehilangan tanah karena dibeli para pengusaha dan pengembang,” kata Zulkifli, saat menerima kunjungan Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Tani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, kemaren.
![Petani saat menggarap sawah.[Ist]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/07/petani-garap-sawah.jpg)
Hal ini berbeda dengan Jepang. Menurutnya, di Jepang petaninya kaya raya, karena pemerintah Jepang memberi subsidi pada para petani. Karena itu Ketua MPR berharap DPP Pemuda Tani benar-benar memperjuangkan nasib dan kepentingan tani. ”Salah satu caranya adalah mendorong lebih banyak kebijakan yang lebih propetani,” kata dia.
Ketua DPP Pemuda Tani dipimpin Ketua Farry Djemi Francais, datang untuk mengundang Ketua MPR menghadiri dan menyampaikan sosialisasi empat pilar di hadapan 28 pengurus daerah pemuda tani pada 27 Agustus yang akan datang.[Rol/Dod]






