Ilustrasi
TRANSINDONESIA.CO – Anatomi merupakan pemetaan, pengkategorian atau membuat pengelompokan atas berbagai pendekatan, dalam ilmu kesehatan anatomi dengan membelah manusia/hewan menjadi dua sisi untuk dapat diketahui penggolongannya.
Anatomi birokrasi mengkategorikan dengan pendekatan kinerja dan fungsi birokrasi. Berfungsinya birokrasi dapat dilihat dari, kepemimpinan, bidang administrasi, bidang operasional, dan capacity building/penguatan institusi.
Kepemimpinan dilihat dari kepemimpinanya yang dapat dikategorikan :1. Integritasnya, 2. Kompetensinya, 3. Visinya, 4. Misinya, 5. Kemampuan memberdayakan sumber daya yang ada, 6. Menyelesaikan masalah, 7. Menciptakan dan mendapatkan energi baru.

Ke-7 hal tersebut dapat tercermin dalam kebijakannya untuk menggerakkan bidang administrasi, operasional dan menampung ide-ide kreatif sebagai capacity building.
Dibidang administrasi (SDM, perencanaan, sarpras dan anggaran) menunjukan suatu karakter dan keunggulan birokrasi yang good and clean dari berbagai potensi maupun peluang KKN.
Dibidang operasional mencerminkan suatu profesionalisme yang proaktif, problem solving dan mampu memberikan pelayanan prima. Yang dibangun sinergis, berkesinambungan dengan system online dan berbasis IT.
Capacity building pada birokrasi menunjukan kreatifitas dan inovatif para birokrat dalm menghadapi dan mengatasi yang begitu cepat di era globalisasi dan era digital.[CDL-19042016]
Penulis: Chryshnanda Dwilaksana







