Pasukan Kurdi (Peshmerga) yang memerangi ISIS di Irak.[Sosmed]
TRANSINDONESIA.CO – Upaya yang dipimpin Amerika untuk menghancurkan kelompok teror ISIS di Irak dan Suriah kemungkinan akan membutuhkan tambahan pasukan Amerika, tetapi panglima di lapangan ingin tetap memanfaatkan pasukan setempat di kawasan itu selama mungkin.
“Sementara kami memperluas operasi kami di Irak dan ke dalam Suriah, ada kemungkinan besar kami membutuhkan kemampuan tambahan, pasukan tambahan untuk memenuhi kemampuan itu,” kata Letnan Jenderal Angkatan Darat Sean MacFarland kepada reporter di Pentagon Senin (1/2/2016).
Lewat konferensi jarak jauh dan memberi briefing dari Baghdad, panglima Gugus Tugas Operasi Gabungan Inherent Resolve itu agak berhati-hati ketika ditanya tentang pasukan tambahan yang perlu, ditambahkannya bahwa mengerahkan pasukan Amerika bukanlah pilihan pertama.
“Sudah tentu, kami melakukan apa saja guna meneruskan kampanye ini, dengan pasukan setempat yang ada di lapangan,” kata MacFarland. “Itu merupakan cara terbaik untuk mengalahkan musuh.”[Voa/Fen]
![Pasukan Kurdi (Peshmerga) yang memerangi ISIS di Irak.[Sosmed]](https://transindonesia.co/wp-content/uploads/2016/02/Pasukan-Kurdi.jpg)







