Pengungsi erupsi Gunung Sinabung di posko.(Don)
TRANSINDONESIA.CO – Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dinilai tidak serius menanganin becana alam Gunung Sinabung yang masih berstatus Awas (level IV). Hal ini terlihat tidak jadinya dibangun gedung (tempat penampungan) logistik pengungsi Sinabung yang ditampung dalam APBD 2015 senilai Rp813 juta.
Anggaran yang menggunakan silva itu harus dikembalikan ke pusat karena tidak jadinya pembangunan gudang logistik, padahal sangat diperlukan untuk menyimpan sandang pangan dan papan bagi ribuan pengungsi Sinabung.

“Tidak jadinya pembangunan gedung logistik untuk pengungsi Gunung Sinabung disebabkan tidak adanya lahan yang akan gunakan di inti kota Kabanjahe,” sebut Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Matius Sembiring, Selasa (5/1/2015).
Sementara, PPK BPBD, Sarman Tarigan, mengatakan sebenarnya banyak lahan yang bisa digunakan dalam sistem pinjam pakai. Tapi, belum ada kesinkronan sehingga harapan di 2016 ini semua bisa terlaksana.(Bes)







