
TRANSINDONESIA.CO – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulselbar Irjen Pudji Hartanto mengungkapkan anggota pengamanan internal (Paminal) Polres Mamuju yang tewas bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri, Bripda Ricky Ricardo, tidak lolos dalam uji psikotes.
Padahal ujian itu dilaksanakan untuk mengetes kelayakan kejiwaan aparat dalam memegang senjata. Dia mengatakan setiap anggota Polri yang berhak memegang senjata wajib lolos dalam beberapa persyaratan, termasuk tes psikologi.
“Yang bersangkutan tidak lolos psikotes untuk memegang senjata sehingga menjadi awal bukti kita melakukan penyelidikan nantinya,” kata Pudji usai mengikuti peluncuran SIM Online di Pantai Losari, Makassar, Minggu (6/12/2015).
Karenanya, ada dugaan kelalaian pihak pemberi izin sehingga Ricky bisa diperkenankan memegang senjata. Internal polisi akan memastikan dugaan itu sebelum menjatuhkan sanksi.(Lp/Jei)







