
TRANSINDONESIA.CO – Pihak Dinas Distamben Kabupaten Pelalawan, Riau, sampai saat ini belum juga meyerahkan pemasangan jaringan arus ke Desa Sering sehingga pihak BUMD Tuah Sekata tidak melakukan pemasangan meteran walaupun dana dari para calon pelanggan telah dikutip.
Kabid Ketenaga kerjaan Kelistrikan Distamben, John ketika dikonfirmasi Transindonesia.co, Jumat (30/10/2015), menyebutkan pihaknya mengakui belum bersedia menghidupkan tegangan arus listrik karena jaringan masih dikerjakan pihak kontraktor.
“Diminta masyarakat bersabar karena menunggu SPO baru bisa dialirkan takut turbin meledak,” kata Jon seraya menambahkan bahwa pihaknya berjanji pada tgl 25 Nopember ini, teganga listrik telah dihidupkan.
Sementara sumber dari PD.Tuah sekata yang dipercayakan BUMD untuk mengelola listrik Pemda menjelaskan bahwa diindikasi ada permainan antara Pptk Distanben dengan pihak Kontraktor yang mengerjakan jaringan listrik.
Disebutkan bahwa proyek Distanben sudah lama bekerja dengan kegiatan pagu miliaran rupiah lebih.
“Pokoknya pihak kami selaku pengelola sistem menunggu perintah dari Distamben,” kata sumber yang tak mau disebutkan namanya.(Sbr)







