
TRANSINDONESIA.CO – Karyawan dan Humas PT.Arara Abadi (AA) menjalani pemeriksaan penyidik di Polres Pelalawan, Riau.
Informasi beredar, mereka datang ke Polres untuk memberikan keterangan terkait lalainya mereka menjaga lahan HTI milik mereka yang berakibat lahan tersebut menymbangkan asap di Riau.
Anehnya ketika ditanya, mereka mengelak kalau mereka memberikan keterangan terkait hangusnya lahan mereka, dan pihak keamananpun terkesan tertutup, bahkan ketika disambangi kantor Polres Pelalawan, para humas PT.AA menghilang.
Banyak kalangan minta pelaku atau perusahaan yang lalai menjaga lahan ini agar diproses secara hukum, dan aparat tidak main-main dalam melakukan proses penyidikan kelalaian menjaga lahan mereka itu.
Sekretaris Jendral (Sekjen) Gerakan Sosial Antikorupsi (GSA) Riau, Sabar Menanti Nainggolan, mendesak perusahaan ini diperiksa dengan maraton dan transparan,
“Kok harus malu diperiksa,” jelasnya kemaren.
Disebutnya, sudah beberapa kali perusahaan yang ada di Pelalawan diduga membakar lahan, tetapi yang naik ke Pengadilan Negri Pangkalan Kerinci hanya beberapa perusahaan saja yang sampai divonis.
Kapolres Pelalawanm AKBP Ade Johan Sinaga, mengatakan setiap kasus diperiksa akan dilakukan secara professional.
“Setiap kasus yang diperiksa dilakukan dengan proposional dan propesional apapun kasusnya,” lata Sinaga dalam keterangannya melalui SMS.(Ful)





