
TRANSINDONESIA,.CO – Tawuran pelajar di Kota Depok, Jawa Barat, kembali memakan korban jiwa, Kamis (17/9/2015) sore. Reza Dewantara, 17 tahun, siswa kelas XI SMKN 2 Depok, jurusan Tata Boga, tewas mengenaskan dengan luka tusukan senjata tajam di punggung, tangan dan kakinya.
Reza terkapar bersimbah darah akibat dicelurit pelajar sekolah lain di kawasan Jembatan Serong, Kelurahan Cipayung, Pancoran Mas, Depok.
Beberapa rekan korban, menuturkan, saat kejadian Reza bersama beberapa rekannya dengan konvoi kendaraan bermotor menuju kawasan Jembatan Serong untuk mengerjakan tugas. Saat melintas di depan SMK Izzata Arjuna, Reza bersama rekannya dihadang pelajar diduga dari sekolah tersebut.
Korban bersama teman-temannya berusaha menghindar. Namun sial korban sudah terkepung lalu ditarik sama pelaku hingga Reza terjatuh dari motor dan langsung disabetkan senjata tajam ke bagian punggung, tangan dan paha.
Reza, yang bersimbah darah lalu ditolong warga dan dilarikan ke RS Citama, Citayam, Depok. Luka parah yang dalaminya mengakibatkan nyawa Reza tak terselamatkan.
Sampai Kamis malam, jenazah Reza masih disemayakamkan di rumahnya, di Jalan Salak 4 Nomor 9 Rt 9/01, Mampang, Pancoran Mas, Depok. Orangtua korban serta kerabat tampak berduka dan menangis di depan jenazah korban. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU terdekat, Jumat (18/9/2015) pagi ini.
Sementara itu, Kapolresta Depok, Kombes Pol Dwiyono menjelaskan, pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi peristiwa ini sampai Kamis malam.
Semua saksi, katanya, adalah rekan korban dan menyaksikan kejadian ini ketika korban dicelurit pelajar lainnya yang diduga siswa SMK Izzata Arjuna, Pancoran Mas, Depok.”Kita sedang identifikasi pelakunya dan semoga ini cepat terungkap,” kata Dwiyono.(Sap)







