
TRANSINDONESIA.CO – Petugas Polresta Depok dibantu tim dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk dua pelaku pembunuhan Nur Baety Rofiq, 44 tahun, alias Beti, wartawati freelance yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Perumahan Gaperi, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/7/2015) lalu.
Kedua pelaku berinisial S dan A, dibekuk dari persembunyiannya di sebuah rumah di kawasan Depok, Senin (20/7/2015) dinihari.
Hasil pemeriksaan sementara atas 2 pelaku, diketahui motif pembunuhan Beti adalah berlatar perampokan.
Hal itu dikatakan Kapolresta Depok, Kombes Pol Dwiyono kepada wartawan, Senin (20/7/2015).
Kapolres menjelaskan perampokan itu dilakukan para pelaku, 2 minggu sebelum korban ditemukan tewas pada Sabtu (18/7/2015) siang lalu.
“Mereka mengincar sasaran yang kira-kira tidak ada penghuninya. Karena kebetulan korban tinggal sendiri dan rumah korban kadang suka kosong, sehingga mereka mengincar rumah korban,” jelas Kapolres.
Saat itu, kata Kapolres, para pelaku menyelinap ke rumah korban pada dini hari, saat sahur. Tadinya, mereka mau langsung merampok, tetapi karena korban bangun untuk sahur sehingga para pelaku mengurungkan niatnya.
“Mereka menunggu korban selesai makan sahur, kemudian korban tidur lagi setelah subuh,” ungkapnya.
Saat korban kembali tidur, para pelaku kemudian masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu rumah korban. Namun rupanya kegiatan para pelaku ini membuat korban terbangun.
“Korban bangun memergoki para pelaku dan langsung digorok oleh para pelaku,” lanjutnya.
Setelah itu, para pelaku mengambil sejumlah barang berharga di rumah korban seperti 4 unit handphone, 1 unit laptop, 1 unit kamera SLR dan segepok uang Rp2 ribu.(sap)






