
TRANSINDONESIA.CO – Dalam mengantisipasi tindak kriminalitas dan kekerasan selama Ramadhan, Polres Metro Jakarta Barat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan yang beranggotakan Polri, TNI, Satpol PP dan ormas.
Satgas yang beranggotakan 200 personel ini, tidak hanya bertugas menindak, tetapi juga harus mampu menganalisis segala bentuk kejahatan agar tidak terjadi.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Rudy Heryanto Adi Nugroho mengatakan, Satgas Ramadan yang terdiri dari angota tiga pilar ini mempunyai tugas untuk mencegah tawuran, berandalan motor, balap liar, dan premanisme.
Selain itu, tempat hiburan juga menjadi bagian dari tugas satgas yang resmi bertugas hingga Idul Fitri ini.
“Di sini tugas Satgas memiliki peran cukup sentral, bagaimana kejahatan jalan tidak terjadi,” kata Rudy, Selasa (22/6/2015 ).
Khusus untuk pencegahan tawuran yang kerap terjadi di wilayah Jakarta Barat, lanjut Kapolres, patroli rutin dengan diskusi masyarakat gencar dilakukan oleh satgas ini. Selain itu, Kapolres mengatakan pihaknya telah melakukan larangan obrog (bangun sahur) antarwilayah.
“Larangan demikian kami lakukan bukan bermaksud melarang untuk obrog. Boleh saja orang bangunkan sahur, tapi tahu etika dan waktu, jangan sampai bangunkan sahur jam 12 malam,” jelasnya.
Menurut Kapolres, berdasarkan analisis yang dilakukannya, tawuran sendiri muncul karena adanya gesekan antarlingkungan yang disebabkan karena membangunkan sahur.
Hingga pembentukan satgas kemarin, Kapolres mengatakan sudah ada 11 kasus dengan 13 tersangka yang diamankan pihaknya dari berbagai polsek dengan kejahatan jalanan yang ada.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menerangkan, 13 pelaku yang diamankan masing melakukan tindak kejahatan seperti curat, curas, dan curanmor. Dari tindakan itu, polisi juga mengamankan berbagai barang bukti seperti handphone, uang tunai, emas, hingga mikrolet yang diduga hasil kejahat.
“Kami menjerat pelaku dengan berbagai macam pasal seperti Pasal 362, 363, dan 365 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” ungkapnya.(dam)






