
TRANSINDONESIA.CO – Polisi mmeberikan kesempatan bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang merasa kehilangan sepeda motor, Polsek Metro Tanjung Priok berhasil menyita 31 unit sepeda motor yang merupakan hasil pengembangan sindikat pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Banten.
Kepada masyarakat yang merasa kehilangan diminta dating dan langsung melihat kenderaan yang berhasil diamankan yakni 31 sepeda motor dari berbagai merek yakni,
– Honda Vario CBS B-3308-SMX, A-3624-RB, warna hijau putih tanpa nomor polisi
– Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi A-2772-RP, warna hitam tanpa nomor polisi, warna oranye tanpa nomor polisi, A-2072-RA, B-6441-ESW, tanpa bodi dan tanpa nomor polisi, A-3784-PM, A-6645-PI, F-5709-MP, A-3262-RX
– Honda Supra X 125 dengan nomor polisi A-5366-FY, warna putuh tanpa nomor polisi, warna hitam tanpa nomor polisi, A-3184-RC
– Yamaha Mio berwarna hitam putih tanpa nomor polisi, A-6372-PW, warna merah tanpa nomor polisi, A-3265-RD, A-4876-PX, A-6372-PT, B-6351-TLO, A-3607-PD, A-5159-RR
– Yamaha Jupiter warna biru tanpa nomor polisi, B-6764-SRJ, F-3728-LR
– Suzuki Satria F150 dengan nomor polisi B-6477-GGM, B-6313-ZEP.
Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Tumpak Simangunsong mengatakan, kepada warga yang memiliki kendaraan tersebut untuk datang mengecek ke Markas Polsek Metro Tanjung Priok.
“Warga tinggal datang ke Polsek kami dan menunjukkan bukti surat-surat kendaraan seperti STNK atau BPKB ke Loket SPK kami,” Simangunsong, Jumat (19/6/2015).
Menurut Simangunsong, warga yang akan mengambil sepeda motor miliknya tidak akan dikenai biaya sedikitpun/gratis.
Sedangkan Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi mengatakan, akan melakukan operasi khusus dengan sandi ‘Operasi Pekat’.
“Target kita adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor maupun kejahatan jalanan selama 15 hari pertama bulan puasa, daerah-daerahh yang rawan kita sisir,” kata Susetio.(min)





