
TRANSINDONESIA.CO – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Hanna Ramadini, gagal menyumbangkan medali emas pada ajang SEA Games Singapura 2015 setelah dikandaskan oleh tunggal putri Thailand, Busanan Ongbumrungpan, dengan skor 17-21,12-21.
Pebulutangkis kelahiran Februari 1995 itu kerapkali melakukan kesalahan sehingga membuat Busanan mendulang poin demi poin secara mudah. Meski begitu, Hanna mengaku cukup puas dengan hasil medali perak yang diraihnya ini.
Kekalahan di partai final tunggal putri ini dinilainya merupakan hasil yang terbaik yang bisa dicapai, dan dia sudah berupaya untuk dapat tampil dengan maksimal.
“Di akhir permainan, saya merasa pergerakan kaki saya sedikit melambat. Padahal Busanan sempat kendor, seharusnya saya bisa mengatur tapi saya kurang konsisten,” tutur Hanna seperti dilansir laman resmi PBSI.
“Kemenangan di game pertama juga membuat Busanan lebih percaya diri. Di saat saya tertekan, dia mempercepat permainan,” tambah dara kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat itu.
Pencapaian Hanna ini memang sudah melebih target yang dicanangkan oleh PBSI selaku induk organisasi. Di saat penampilan tunggal putri Indonesia yang tak kunjung bersinar, organisasi yang dipimpin Gita Wirjawan itu hanya membebani tunggal putri dengan target raihan medali perunggu saja.(vvn/nov)







