
Asep Sudrajat diborgol karena disangka bunuh pacar.(Her)
TRANSINDONESIA.CO – Nurhayati, 18 tahun, ditemukan tewas dengan leher bekas jeratan tali kain. Korban tewas akibat dibunuh oleh pacarnya di kamar tidur rumahnya Jalan Kapuk RT 02 RW 12 dekat Pasar Darurat, Kel. Kapuk, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (22/3/2015) malam.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng, namun setelah tiba di rumah sakit, oleh dokter korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban oleh anggota Polsek Metro Cengkareng dikirim ke RSCM untuk diotopsi.
Tersangka Asep Sudrajat,23 tahun, dibekuk anggota Reskrim Polsek Metro Cengkareng di rumah sakit, sebab pemuda itu memang ikut bersama warga membawa korban ke rumah sakit.
Menurut keterangan, pada Minggu malam sekira pukul 20:00 WIB, tersangka Asep datang menemui Nurhayati di rumahnya.
“Saya datang menanyakan siapa cowok yang suka datang,” kata Asep kepada petugas Polsek Metro Cengkareng.
Namun belum lagi pertanyaan tersangka dijawab, Nurhayati malah memukul hidung pelaku tiga kali.
Meskipun sudah dipukul, Asep tetap tidak marah. Malah pemuda itu meminta maaf asalkan korban tidak memusuhi dirinya. Namun justru tersangka sempat tak diajak bicara oleh si pacar sehingga memubuat dia kesal.
“Saking kesalnya saya lalu ambil tali kain langsung lehernya saya jerat. Dia meronta-ronta dan bahkan menggigigit tangan saya,” ceritanya. Selanjutnya tali disimpan di saku celana belakang.
Korban pun ditinggal keluar, dan tersangka mengaku kepada warga bahwa Nurhayati melakukan bunuh diri.
Kapolsek Metro Cengkareng, Kompol Sutarjono SH mengatakan untuk sementara motif pembunuhan itu karena cemburu.
”Namun kami masih mendalaminya lagi. Tersangka kami tangkap dan sangat koperatif ketika diperiksa petugas,” ujar Sutarjono.(her)






