
TRANSINDONESIA.CO – Bandit Monas ambruk ditembak petugas Polres Metro Jakarta Pusat. Tersangka bernama Tono Riyadi, 42 tahun, terpergok tengah beraksi menggasak sepeda motor di tempat parkir di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
Oleh petugas, Tono Riyadi kemudian dilarikan ke RS Polri Kramatjati untuk mendapat pertolongan. Petugas menyita sepeda motor Yamaha Mio B 6947 PON berikut kunci T dan obeng dari tersangka.
“Tersangka TR baru keluar Rutan Salemba,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hendro Pandowo, Minggu (11/1/2015).
“Tersangka ini tergolong sadis, ia tak segan-segan melukai korban yang melawan. Ia juga selalu ganti pasangan dalam beraksi. Kami masih mengejar AR, parter kejahatannya kemarin.” tambah Kapolres.
Kejahatan itu dilakukan Tono pada Sabtu (10/1/2015) sekira pukul 22:30 WIB. Dalam pemeriksaan yang dipimpin Kasat Reskrim, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, terungkap saat kejadian pemilik sepeda motor, Dimas Bagus, datang untuk bermain futsal bersama teman-temannya di kawasan Monas. Ia memarkir sepeda motornya di dekat pintu masuk monas, di bagian paling pinggir di antara jajaran motor lainnya. Tak lupa, ia mengunci stang dan dilengkapi kunci tambahan.
Sepeninggal pemuda 18 tahun itu, dua bandit itu cepat beraksi. Tono mengutak-atik motor Dimas menggunakan kunci T dan kunci pas sedang AR berjaga memantau situasi. Dalam hitungan detik, kunci stang terbuka. Ia bergegas keluar areal parkir dengan berlagak sebagai pemilik kendaraan roda dua itu.
Dimas yang belum jauh berjalan dari tempat parkir kaget melihat motornya dibawa orang tak dikenal. Ia sontak meneriakinya sebagai maling. Mendengar teriakan itu, tiga polisi pimpinan AKP Mustakim yang tengah patroli di daerah itu bergegas mencari pelaku.
Melihat Tono yang ditunjuk Bagus sebagai maling, Mustakim menghadang. Tapi secepat kilat bandit itu megeluarkan pisau dari balik bajunya lalu meyerang petugas. Sesaat sebelum penjahat itu merangsek, satu petugas lain melepas tembakan ke kaki kiri Tono. Bandit itu langsung ambruk kesakitan. Ia dengan mudah ditangkap polisi. Sedang AR kabur menyelamatkan diri. Ia kini menjadi buronan.(dam)







