
TRANSINDONESIA.CO – Banjir Bandang yang terjadi sejak Minggu (21/12/2014) sore dikawasan Utung-utung lintasan Jalan Takengon-Bintang sebelah utara, Kabupaten Aceh Tengah, air bercampur lumpur menggenangi badan jalan sekira 50 meter, dan sempat membuat akses jalan tidak bisa dilalui membuat trasportasi warga terhambat.
Namun banjir bandang tersebut tidak membuat akses jalan putus total, meski air menggenangi badan jalan. Sebab masih ada jalan lintas bagian selatan yang masih bisa dilalui warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, Jauhari, ST, ketika dikonfirmasi Senin (22/12/2014) menjelaskan, setelah menerima laporan kejadian, pihaknya terus bekerja untuk membersihkan material dan tumpukan lumpur di badan jalan, sehingga bisa dilalui kendaraan bermotor.
“Kita sudah menurunkan alat berat berupa excavator satu unit ke lokasi banjir bandang. Kini jalan Takengon-Bintang sekira pukul 17.50 WIB hari ini sudah bisa dilalui,” sebut Jauhari.
Walaupun demikian, Jauhari mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati ketika melewati titik banjir di kawasan utung-utung. Karena menurut dia, lumpur masih turun dari gunung, jadi warga yang melintas harus tetap berhati-hati.(act/jal)





