
TRANSINDONESIA.CO – Kasus pencuri bermodus geser tas di dalam mall se-Jabotabek akhirnya berhasil diungkap Tim Jatanras Polresta Tangerang.
Dua dari empat kawanan pencuri yang tertangkap terpaksa ditembak kakinya setelah sebelumnya mobil yang membawa pelaku terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas hingga ke daerah Pondok Labu, Jakarta Selatan. Minggu (21/12/2014) siang.
Pelaku, Aan Saputra alias Isak,25 tahun, dan Abi Saputra,27 tahun, terpaksa diberi hadiah timah panas di kakinya masing-masing oleh petugas. Tak hanya meringkus pelaku pencurian, polisi juga membekuk dua penadah hasil curian yang diketahui bernama Adhi Mulya,35 tahun, dan Aminudin,33 tahun. Dari tangan mereka, disita tiga buah handphone merk Samsung S5 dan BlackBerry Belagio yang diketahui barang curian.
Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Aris Tri Yunarko mengatakan, komplotan pencuri bermodus geser tas yang ditangkap pihaknya itu merupakan hasil penyelidikan tim buser Jatanras.
Bermula dari tertangkapnya dua orang penadah barang hasil curian di daerah Taman Puring, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
“Dari penyelidikan, anggota buser terlebih dahulu meringkus Adhi dan Amin, penadah barang curian,” ungkap Kompol Aris Tri Yunarko didampingi Kanit Jatanras, Iptu Mukmin.
Dari pengakuan keduanya, kata Kompol Aris, barang-barang curian itu diperoleh dari Aan Saputra dan Abi Saputra. Tanpa membuang waktu, anggota Jatanras Polresta Tangerang pimpinan Bripka Suharyanto langsung melakukan pengejaran hingga ke daerah Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dalam pengejaran itu, petugas terpaksa menembak ban mobil guna menghentikan laju kendaraan yang dibawa pelaku.
Mengetahui ban mobilnya gembos, Aan dan Abi pun mencoba kabur dengan meninggalkan mobilnya di pinggir jalan. Namun usaha keduanya itu gagal setelah petugas terpaksa mengarahkan moncong pistol ke arah kaki keduanya. Kedua pria asal Padang, Sumatera Barat itu pun akhirnya tersungkur bersimbah darah.
“Tembakan peringatan ke udara tak digubris pelaku. Kami pun terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan kedua pelaku,” kata Kompol Aris.
Kepada petugas, sambung Iptu Mukmin, keduanya mengaku sudah puluhan kali melakukan aksi pencurian di dalam mall se-Jabotabek. Aksi terakhir komplotan ini terjadi di dalam sebuah restoran cepat saji Itasuki yang berada di dalam Mall Living World Alam Sutra, Kota Tangerang Selatan. Banten, Sabtu (6/12/2014) lalu.
“Usai makan, korban terkejut ketika melihat tas yang diletakkan disampingnya itu hilang. Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung melakukan penyelidikan,” kata Iptu Mukmin.
Kasat Reskrim menghimbau kepada pengelola mall untuk lebih meningkatkan keamanannya mengingat jumlah pengunjung mall akan meningkat jelang libur Natal dan Tahun Baru.
“Para pengunjung untuk harus lebih berhati-hati dalam menjaga tas bawaannya, terutama ketika berada di dalam mall atau restoran cepat saji,” pungkas Kompol Aris.(her)







