
TRANSINDONESIA.CO – Empat penjahat merampok truk tronton bermuatan seng seberat 13 ton, di depan Tol Cikunir, Kampung Cikunir, Jakamulya, Bekasi Selatan, Senin (15/12/2014) malam. Sopir truk kemudian dibuang di kawasan industri Karawang dalam kondisi jempol tangan dan kaki terikat.
“Rabu pagi korban ditemukan satpam dan di antar ke kantor polisi,” ujar AKP Siswo, Kassubbag Humas Polresta Bekasi Kota.
Keterangan Dedy Sofyan, 29 tahun, sopir truk Fuso BE-9445-CO yang memuat sekitar 13 ton seng milik PT Sinar Express, sekira pukul 19:00 WIB, ban belakang mengalami kempes, kemudian dia menepikan kendaraannya dan mengganti ban.
Setelah selesai, tiba-tiba ada mobil jenis Avanza warna Hitam berhenti didepan mobil korban dan salah satu penumpangnya turun dan menanyakan tujuan Tanjung Priok dan oleh korban ditunjukan arahnya. Namun tiba-tiba ada tiga orang lagi yang turun dan langsung menyuruh korban masuk ke mobil pelaku sambil menodongkan senjata sejenis senpi dan mengancam, “Kamu ikut saya jangan macam-macam kamu, kalau berontak nanti saya tembak,” ancam pelaku seperti ditirukan korban ke polisi.
Karena takut, akhirnya korban menurut. Setelah di mobil pelaku, kedua tangan korban diikat dengan lakban, mata dan mulutnya juga dilakban.
“Saya tidak tahu dibawa ke mana,” ujar korban, warga Kampung Baru Masjid Rt 01/05 Kelurahan Wailune Kecamatan Panjang, Lampung Selatan, sambil mengatakan tahu-tahu dia ditemukan satpam pada Rabu (17/12/2014).
Setelah ditemukan oleh Satpam kawasan industri Karawang, selanjutnya korban diantar ke tempat kejadian dan mencari kantor polisi terdekat akhirnya di antar tukang ojek ke Polsek Bekasi Selatan selanjutnya diantar lagi ke Polresta Bekasi Kota .
Korban menderita kerugian 1 unit truk Fuso BE-9445-CO yang memuat sekitar 13 ton seng, 1 unit HP dan surat -surat seperti, STNK mobil, KTP, SIM, buku KIR, surat jalan barang. Dan uang tunai sekitar Rp400.000.(min)







