
TRANSINDONESIA.CO – Dua bocah anak pemulung yang sedang tidur di dalam gerobak dorong tewas disambar KRL (Kereta Api Listrik) di pintu perlintasan KA bawah kolong jembatan Slipi, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2014).
“Saat itu dua bocah kakak beradik lagi tidur di dalam gerobak bersama tumpukan barang bekas, sementara Kasum,36 tahun, orangtua bocah tak jauh dari lokasi kejadian,” ujar petugas piket SPK Polsek Metro Tanah Abang, Ipda Sukasto.
Sebelum tewas, kedua bocah kakak beradik Turohman,2 tahun, dan adiknya Wahyu,1 tahun, dalam kondisi luka di kepala sempat dibawa petugas kepolisian ke RS TNI AL Mintoharjo, namun tiga jam kemudian bocah tersebut meninggal dunia.
Keterangan yang dihimpun, peristiwa terjadi sekira pukul 00:00 WIB, ketika Kasum orangtua bocah habis mencari barang bekas bersama ke dua putranya, karena cuaca ketika itu hujan gerimis, pria asal Cirebon, kemudian memilih istrahat di TKP sambil menunggu hujan rintik-ribtik redah.
Karena ke dua putranya lagi asyik tidur di tumpukan barang bekas di dalam gerobak, Kasum kemudian memarkirkan gerobak persis di pinggir rel KA di perlintasan jalur kereta. Melihat ke dua putranya asyik tidur, sang bapak menempatkan diri tidur juga tak jauh dari gerobak.
Karena merasa sudah kecapaian mencari barang bekas, pria pemulung ini akhirnya ikut tertidur pulas. Namun di saat bapak dan anak tertidur, tiba-tiba melintas KRL datang dari arah Palemerah menuju Stasiun Tanah Abang. Meski kereta sudah membunyikan klakson panjang namun tetap tak didengar Kasum, orangtua bocah, sementara warga saat itu tidak ada yang tahu kalau ada gerobak dorong yang parkir di perlintasan.
Tak pelak lagi, disaat kereta melintas sebuah gerobak membawa barang bekas disambar kereta hingga terlempar beberapa meter bersama tumpukan kardus. Namun betapa kagetnya orangua bocah tiba-tiba terbangun mendapati gerobak yang sudah terguling dan melihat kedua bocahnya menangis akibat luka di kepala.
Sementara petugas kepolisian yang tiba dilokasi segera membawa ke dua bocah dalam kondisi sekarat ke RS TNI AL Mintoharjo, namun tak lama kemudian sekira pukul 03:00 WIB, kedua bocah malang itu meninggal dunia, oleh petugas Polsek Metro Tanah Abang jenazah bocah tersebut kemudian dikirim ke RSCM.(dan)







