
TRANSINDONESIA.CO – Tiga dari delapan fraksi DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, yakni Golkar, Gerindra dan Amanat Keadilan (PAN dan PKS) hanya menduduki posisi anggota pada alat kelengkapan dewan setempat yang ditetapkan digedung dewan setempat.
“Ya, kayaknya seperti itu karena baru tadi menyerahkan usulan penempatan namanya, sementara semalam rapat penyusunannya,” kata Pelaksana Sekretaris DPRD Kabupaten Labuhanbatu Agus Salim Siregar usai paripurna penetapan alat kelengkapan dewan, Kamis, (6/11/2014).
Ketiga fraksi tersebut berjumlah 13 orang dari jumlah keseluruhan anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu sebanyak 45 orang. Sedangkan komposisi ketiga fraksi yakni, untuk Golkar, Penasihat Hj Meika Riyanti Siregar, Ketua Hj Ellya Rosa Siregar, Wakil Ketua Hj Nurmaya Shopa Tanjung, Sekretaris Trully Simanjuntak dan Bendahara David Siregar.
Fraksi Gerindra, Ketua Abdul Karim Hasibuan, Wakil Ketua Dipa Topan, Sekretaris Budiono dan anggota H Abdul Roni Harahap. Sedangkan fraksi terakhir yang juga gabungan dari PAN dan PKS diberi nama Fraksi Amanat Keadilan dengan komposisi Ketua Manor Ritonga, Wakil Ketua Ahmad Jais Rambe, Sekretaris Herlina Hasibuan serta anggota Zulham Irianto.
Sementara untuk fraksi PDI Perjuangan, fraksi Demokrat, fraksi Hanura, fraksi PPP, fraksi Perubahan (gabungan NasDem, PKB dan PKPI) dengan jumlah 32 orang masing-masing mendapat posisi ketua, wakil ketua maupun sekretaris baik di Komisi, Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Legislasi maupun Badan Kehormatan.
Menanggapi itu, Wakil Ketua fraksi Gerindra Dipa Topan mengaku tidak ada masalah dengan situasi itu. Sebab tujuan partai mereka hanya untuk membangun kearah lebih baik. Tetapi dia tidak memungkiri adanya ketidakbersamaan sesama anggota dewan lainnya. “Semalam kita berharap pengusulannya diperpanjang sampai hari ini. Namun kita tetap mematuhi proses dan tidak pernah menghalangi paripurna,” ujarnya.(bus)





