
TRANSINDONESIA.CO – Menjawab kebutuhan konsumen Indonesia khususnya kaum wanita, PT Samsung Electronics Indonesia luncurkan produk mesin cuci terbaru berteknologi Crystal Blue di Medan, Rabu (17/9/2014).
Teknologi tersebut memberikan kemudahan pengguna dalam menjaga kualitas bahan pakaian.
Product Marketing Manager Washing Machine PT Sein, Arif Hendarin mengatakan, Samsung Crystal Blue berkapasitas 12 kilogram yang diperkuat fitur unik 6 program cuci beda. Dengan jaminan garansi 11 tahun serta didukung pintu crystal blue yang mempertegas desain berkelas.
“Fitur mesin cuci tersebut disesuaikan dengan kegiatan masyarakat mulai dari siklus gardening. Sirklus gardening ini disiapkan untuk membersihkan noda rumput dan lumpur, cooking and dining untuk menghilangkan noda lemak, hygiene care mencuci pakaian dengan tingkat kebersihan yang tinggi, active sports digunakan untuk membersihkan pakaian olahraga, sctive kids untuk pakaian anak dan working and everyday untuk pakaian kerja sehari hari,” katanya di acara peluncuran mesin cuci berteknologi Crystal Blue di Medan, Rabu (17/9/2014).
Selain itu, lanjut Arif, Samsung Crystal Blue juga dilengkapi dengan tekhnologi ecobuble yang memanfaatkan udara dan air untuk menghasilkan busa uang mempu melarurkan detergen sehingga cepat menembus pakaian. Metode ini dilengkapi dengan 3 pilihan yakni eco wash, speed wash dan silent wash yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
“Samsung seri Crystal Blue ini produk paling terbaru, selain berkapasitas 12 kilogram juga ada kapasitas 9 kg. Dan salah satu model dari seri Crystal Blue yakni WW8000 dengan kisaran harga Rp12,5 juta per unit dan sudah berada di pasar,” tandasnya.
Salah seorang desainer asal Kota Medan, Merdi Sihombing mengatakan, kegiatan mencuci baju membutuhkan pengetahuan dasar tentang jenis bahan yang aman untuk dicuci menggunakan mesin. Hal ini karena, pakaian merupakan investasi, jadi kalau salah beli mesin cuci maka akan rugi.
Sekarang ini, lanjutnya, sangat mungkin melakukan cuci sendiri untuk busana koleksi desainer. Ulos misalnya, desainer harus memiliki pengetahuan dan dukungan berupa teknologo mesin cuci agar tidak rusak setelah dicuci.
“Banyak yang tidak berani mencuci ulos karena khawatir rusak. Dengan mesin cuci ini membuat ulos Toba Blue saya menjadi lembut tanpa kerusakan,” tuturnya.
Dikesempatan yang sama, Presenter Novita Angie mengaku, di tengah kesibukannya diberbagai kegiatan, ia tetap mengedepankan kebersihan rumah dan terutama pakaian. Karena itu saya membutuhkan mesin cuci yang simple, baik dalam penggunaan maupun dari segi desaign.
“Apalagi ketika asisten rumah tangga sedang cuci atau pulang kampung, saya perlu mesin cuci yang bisa memberikan kemudahan proses cuci agar pekerjaan rumah tangga bisa terselesaikan dengan baik tanpa mengabaikan higienitas,” tandasnya.(dhon)







