
TRANSINDONESIA.CO – Aan Febriyanto (20), warga asal Dumai, Pekanbaru, Riau, mendatangi Polsekta Medan Sunggal. Ia mengaku hendak membuat laporan kasus perampokan yang dialaminya.
Menurut penuturan korban, kejadian perampokan ini bermula saat dirinya hendak mencari makan di malam hari.
“Kebetulan saya begadang bang di kos. Karena lapar, saya kemudian cari makan,” kata korban di Polsekta Sunggal, Minggu (7/9/2014) sore.
Dari rumah kosnya yang berada di Jalan Sei Batuan Medan Baru, Medan, Sumatera Utara, korban pun berangkat sendirian dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.
“Saya waktu kejadian sendiri bang. Terus saya mencari makan di Jalan Sei Serayu,” kata korban.
Setibanya di warung nasi, ternyata warung tersebut tutup. Korban pun berencana kembali ke kos-kosannya.
“Pas mau balik ke kos, di tengah jalan saya dipepet empat orang laki-laki bang. Mereka bawa senjata tajam, seperti golok,” ungkap mahasiswa USU jurusan Fakultas Hukum ini.
Kaget melihat para pelaku, korban sempat berusaha melawan. Namun salah satu pelaku kemudian mengarahkan holoknya ke dada korban.
Takut nyawanya melayang, korban pun pasrah sepeda motornya dibawa kabur kawanan perampok. “Ini saya mau buat laporan bentar bang,” ujar korban.
Sampai saat ini, korban masih dimintai keterangannya di SPKT Polsekta Sunggal.(sur)





