
TRANSINDONESIA.CO – Siswi salah satu SMA Swasta di Kota Medan dijadikan budak seks oleh pacarnya sendiri bernama William selama dua hari di Sebuah rumah indekos di Jalan Eka Prastia, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Mendapat kabar tersebut orangtua korban melaporkan pacar anaknya ke Polsek Medan Sunggal, Sabtu (30/8/3014) malam.
Orang tua korban, mengaku kejadian yang dialami anaknya ini terungkap saat sang anak pulang dalam keadaan murung.
Melihat kondisi itu, ia lalu menanyakan perihal keadaan Bunga. Bunga dengan polosnya lalu menceritakan kejadian yang dialaminya selama dua hari tidak pulang tersebut.
“Dua hari memang tidak pulang anakku. Pas pulang kayak gini kondisinya sudah. Pas kutanya, anakku mengaku disekap dan dijadikan budak seks sama pacarnya,” jelasnya.
Ia mengaku menyesal telah memberikan kepercayaan kepada pacara anaknya tersebut.
“Anaknya baik memang, tapi tidak tau ada maksud dibalik kebaikannya itu,” jelasnya.
Sementara Bunga mengaku, kejadiaan yang menimpanya bermula saat sang pacar membawanya ke indekosnya. Selanjutnya, pelaku mengajaknya untuk berhubungan layaknya suami istri.
“Pertamanya aku menolak, tapi aku terus dibujuknya dan akan bertanggung jawab untuk menikahiku, makanya aku larut dengan bujuk rayunya,” jelasnya.
Usai melampiaskan nafsu bejatnya, Bunga bukannya diantar pulang. Sang pacar malah menyekap Bunga.
“Dua hari aku dijadikan budak seks pacarku itu. Disekapnya aku dikosnya. Tiga kali dia melampiaskan nafsunya, ” jelasnya.
Kanitreskrim Polsek Sunggal Iptu Adhi Putranto mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban.
“Saat ini kita memberikan surat pengantar ke Rumah Sakit Brimob untuk dilakukan visum. Kasus ini masih kita lidik, jika terbukti benar maka pacar korban akan segera kita tangkap,” jelasnya.(don)





