Presiden Argentina, Cristina Fernandez de Kirchner (tengah) bersama Timnas Argentina dan para pejabat negaranya.
TRANSINDONESIA.CO – Presiden Argentina, Cristina Fernandez de Kirchner sukses membuat wajah penyerang Timnas Argentina, Ezequeil Lavezzi “merah” saat menyambut kepulangan Tim Tango dari Piala Dunia 2014 Brasil. Cristina melabeli penyerang Paris Saint Germain (PSG) itu simbol seks di skuat Argentina.
Dalam acara resmi di markas Federasi sepakbola Argentina di Vaimonte, Buenos Aires, orang nomor satu di Argentina itu meminta pemain kunci seperti Lionel Messi, Javier Mascherano, Sergio Romero, dan Lavezzi memberikan pernyataan di hadapan wartawan seputar kegagalan Argentina merebut gelar juara dunia 2014.
Namun hanya Lavezzi sempat menolak permintaan Cristina lantaran malu atas kekalahan Argentina 0-1 di final melawan Jerman.
Untuk mencairkan suasana, Cristina kemudian memanggil sendiri Lavezzi. “Dimana Lavezzi, si simbol seks di Timnas Argentina. Di mana dia? Untuk apa malu dan bersembunyi? Anda tidak boleh malu berbicara di depan forum ini,” seru Cristina dilansir dari O Globo.
Lavezzi kemudian mengungkapkan penyesalan atas kagagalan Argentina dihadapan pejabat Argentina dan Federasi sepakbola Argentina (AFA). Dia menyampaikan permintaan maaf tidak mampu membawa Argentina juara dunia untuk ketiga kali.
Candaan Presiden Argentina itu kemudian memajang foto Lavezzi bertelanjang dada dan tersebar melalui situs jejaring sosial Facebook dan Twitter kaum hawa di Argentina. Menanggapi julukan “boom seks” baru di skuat Argentina, Lavezzi menanggapi santai.
“Saya simbol seks? Serius? Itu hanya candaan saja,” kata sang pemain.(don/sis)







