TRANSINDONESIA.CO – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, H Supian Hadi menegaskan, hingga saat ini belum ada pencopotan pejabat yang sedang tersangkut kasus dugaan korupsi di jajaran pemerintahannya.
“Belum ada penggantian. Di tiap SKPD kan sudah ada kami tunjuk Plt (pelaksana tugas) yang bertanggung jawab menjalankannya,” kata Supian di Sampit, Sabtu (14/6/2014).
Sekadar diketahui, saat ini ada empat pejabat eselom II di lingkup Pemerintah Kabupaten Kotim yang sedang menjalani proses hukum karena tersandung dugaan korupsi. Keempat pejabat yang sedang menjalani proses persidangan ini menempati posisi penting yakni sebagai kepala dinas dan direktur rumah sakit.
Mereka adalah Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yuendri Irawanto dan mantan Direktur RSUD yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kotim, dr Ratna Yuniarti. Kedua dokter ini tersandung kasus dugaan korupsi alat kesehatan di rumah sakit tersebut bersama satu pejabat lainnya dan seorang rekanan.
Pejabat lainnya yang juga menjadi terdakwa korupsi adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Yanero dan Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya, Calon I Ranggon. Kedua pejabat ini dijadikan terdakwa bersama dua pejabat lainnya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan multimedia di sejumlah SMA saat mereka sama-sama bertugas di Dinas Pendidikan Kotim.
Supian meminta masyarakat untuk tetap memegang asas praduga tidak bersalah terhadap para pejabat tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang sedang berjalan.
“Beliau-beliau itu masih kita anggap sebagai kepala dinas atau direktur karena kita menghargai proses hukum berjalan dan praduga tidak bersalah. Bisa saja masalah administrasi,” sambung Supian.
Secara pribadi Supian mengungkapkan keprihatinannya karena para pejabat tersebut termasuk birokrat-birokrat terbaik yang dimiliki daerah ini dan telah dibuktikan dengan dedikasi yang ditunjukkan selama ini.
“Pak Yuendri, Ibu Ratna, Pak Yanero dan Pak Calon itu termasuk kader-kader terbaik yang dimiliki Kotim. Saya yakin mereka adalah orang baik. Kita hargai hukum yang sedang berjalan,” jelas Supian.
Disinggung soal jalannya pemerintahan, khususnya di SKPD yang dipimpin para pejabat tersebut, dia memastikan semuanya berjalan dengan baik karena semua tugas dan tanggung jawab telah jelas pembagiannya.(ant/tsn)








