Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Koalisi Merah Putih Propinsi Sumatera Utara dikukuhkan Capres Hatta Rajasa di Istana Maimoon Medan, Selasa (3/6/2014).(Dhona)
TRANSINDONESIA.CO – Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI 2014-2019, Hatta Rajasa, meminta seluruh Tim Pemenangan Koalisi Merah Putih Nasional dan Propinsi di Indonesia tidak berkampanye hitam dan melakukan fitnah serta jangan melihat kekurangan pihak lain. Sebab, hal tersebut dilarang oleh agama dan rakyat Indonesia tidak suka dengan kampanye hitam.
Hal ini dikatakannya usai mengukuhkan Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Koalisi Merah Putih Propinsi Sumatera Utara (Sumut) di Istana Maimoon Medan, Selasa (3/6/2014).
“Jangan berkampanye hitam, apalagi fitnah. Marilah kita mengedepankan akhlak dan misi visi yang dilakukan untuk bangsa ini seperti mengurangi kemiskinan dan memajukan bangsa menjadi macan Asia,” ucapnya.
Hadir dalam deklarasi pemenangan Prabowo-Hatta Koalisi Merah Putih Sumut, seluruh ketua partai-partai koalisi Sumut, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, Marzuki Ali, Tokoh Masyarakat Sumut, Bachtiar Djafar dan Gubernur Sumut Gatot Pudjonugroho yang juga sebagai Ketua Umum Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Koalisi Sumut.
Dikatakan Hatta, tanpa harus berkampanye hitam dan menyebarkan fitnah, ia yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini, meyakini seluruh tim pemenangan akan bekerja keras, serius, bersatu dan bertanggungjawab memenangkan Prabowo-Hatta.
“Melihat tim-tim pemenangan yang baru dikukuhkan, saya yakin di Sumut ini akan memperoleh suara kemenangan hingga 75 persen. Karena ini adalah peluang dan kesempatan emas untuk bangsa Indonesia. Namun selain berusaha, kita juga tetap harus berikhtiar, sebab Allah SWT yang menentukan hasil akhirnya,” himbau Hatta.
Dalam sambutannya, Akbar Tanjung, menyatakan, Prabowo-Hatta merupakan pasangan yang tepat dan ideal memimpin bangsa Indonesia. Untuk itu, baik capres dan cawapres ini serta tim harus kerja keras dan langsung turun ke bawah masyarakat.
“Mari kita semua memenangkan capres dan cawapres pilihan kita ini untuk Indonesia,” tuturnya.(dhon)







