Keluarga pekerja tambang yang tewas.(RTS)
TRANSINDONESIA.CO – Pemerintah Turki menyatakan 301 orang tewas dalam ledakan tambang yang terjadi di Soma wilayah barat Turki pada Selasa (13/5/2014) lalu. Pemerintah pun mengumumkan resmi menghentikan pencarian korban sejak Sabtu (17/5/2014).
Menteri Energi Turki, Taner Yildiz menyatakan sebanyak 485 pekerja tambang batubara berhasil diselamatkan dari ledakan tersebut.
“Upaya pencarian yang dilakukan oleh tim yang besar, telah dilakukan ke seluruh sudut tambang. Dan tidak ditemukan lagi jenazah ataupun orang yang berhasil selamat,” ujar Yildiz seperti dilansir AP, Sabtu malam.
Yildiz menjelaskan pemerintah Turki akan fokus dalam investigasi penyebab ledakan. Dia pun menyebut, pemerintah akan membahas nasib tambang beserta dampaknya kepada produksi batubara Turki.
“Namun kami tidak akan meninggalkannya (Soma) karena pencarian telah usai,” ujar Yildiz. “Kedepannya (pemerintah) akan memberikan bantuan psikologis dan sosial,” lanjut dia.(AP/FEN)







